• News
  • Tingkatkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia

Tingkatkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia


Perekonomian dan sosial masyarakat Desa Pegadingan, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap tak terlepas dari kearifan lokal yang dimilikinya. Pekerjaan utama masyarakat di desa ini sebagai petani, petani karet, buruh karet, penderes, perajin gula merah dan pedagang dengan jumlah penduduk sekitar 5.400 jiwa.

Menurut Kepala Desa Pegadingan, Gatot Susilo Kades Pegadingan (49), warga disini terbagi di dua dusun dan terdiri dari 9 RW. Di Dusun Pakem (dusun atas) terdiri dari 3 RW dan Dusun Cibatu (dusun bawah) ada 6 RW.

Kehidupan sosial di desa ini masih kental dengan gotong royongnya dan masih mengedepankan musyawarah. “Setiap ada permasalahan dan program dari pemerintah kami lakukan musyawarah,” tutur Gatot saat ditemui di rumahnya, Jumat (07 September 2018) lalu.

Selain itu, warga Pegadingan juga masih mempertahankan dan melestarikan budaya dan kesenian tradisional yang ada diwilayahnya seperti sedekah bumi, sintren, ebeg dan karawitan. “Tidak hanya nguri nguri budaya. Pemerintah desa juga terus menggali sumber daya alam dan meningkatkan sumber daya manusia secara mandiri,” terang Gatot.

Dijelaskan Gatot, guna meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Pemerintah desa secara rutin memberikan pelatihan bagi warganya melalui usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) dengan memberikan pelatihan kepada para ibu rumah tangga untuk membuat beragam kreasi kue, telor asin dan pembuatan keset dari kain perca.

“Disamping itu, untuk para pemuda melalui karang taruna, desa juga memberikan pelatihan ternak kelinci,” tutur pria yang aktif dalam organisasi kepemudaan diantaranya sebagai Ketua AMPI tahun 1988-1990 dan pengurus KNPI Kecamatan Cipari tahun 1992-1995 silam.

Semua hasil pelatihan ini, lanjut suami Tatik Susilo, nantinya akan didukung oleh Bumdes dalam pemasarannya. “Desa akan koordinasi dan melibatkan Bumdes dalam mengembangkan dan meningkatkan perekonomian warga Pegadingan,” tutur pria yang memiliki hobi melukis sejak kecil.

Untuk pendidikan yang berkaitan dengan kebudayaan, Desa Pegadingan membuat museum desa sejak  2014 silam. Barang barang yang disimpan di museum desa diantaranya,luku, lesung, lumpang lampu petromak lampu teplok peralatan tempo dulu.

“Museum ini dibuat  agar generasi Pegadingan bisa memahami dan mengetahui alat tradisional tempo dulu, sehingga mereka tidak melupakan peralatan tradisional yang pernah digunakan oleh pendahulunya,” terang Gatot.

Sebagai Kepala Desa, Gatot mempunyai keinginan bersama masyarakat menuju Pegadingan yang maju, mandiri dan berwibawa tanpa meninggalkan jati diri dan kearifan lokal yang ada.

Rasa tanggungjawab dalam menjalankan tugas yang disertai dengan rasa percaya kepada rekan kerja serta totalitas, Gatot berhasil mengantarkan Desa Pegadingan meraih prestasi baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

Tahun 2014, Desa Pegadingan meraih Juara Pertama Lomba Tertib Arsip tingkat kabupaten dan Juara Harapan II Lomba Tertib Arsip tahun 2015 tingkat Provinsi Jawa Tengah. Sedangkan di tahun 2016 menjadi Juara Pertama Lomba UP2K tahun 2016 tingkat kabupaten.

Sementara di tahun 2018 ini, Gatot mendapat penghargaan sebagai partisipasi Asean Games 2018 dari Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto melalui Kapolsek Cipari  dalam menjaga dan memelihara keamanan ketertiban masyarakat.di wilayah Desa pegadingan. //Wd