• News
  • Terkendala Cuaca, Pemancangan Sheet Pile Kaliyasa Cilacap Terus Dikebut

Terkendala Cuaca, Pemancangan Sheet Pile Kaliyasa Cilacap Terus Dikebut


PT Jumindo Heroni saat ini terus mengebut pekerjaan pemancangan sheet-pile muara Kaliyasa, meskipun terkendala oleh cuaca buruk. Pemancangan ini merupakan program dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak Yogyakarta untuk pengendalian banjir Kaliyasa, Cilacap.

Seperti diketahui, BBWS Serayu-Opak selaku pengguna anggaran melelang kegiatan pemancangan sheet-pile dengan pemenang tender PT Jumindo Heroni dengan nilai kontrak Rp 23 Miliar, dan batas waktu 31 Desember 2018.

Saat ditemui, Rabu (07 November 2018), Heru Kurniawan, Deputi Project Manager KSO Jumindo Heroni mengatakan, progress pemancangan sheet-pile Kaliyasa hingga hari ini sudah mencapai sekitar 32 persenan. Pekerjan masih terus berjalan.

Kendati demikian pihaknya memastikan pekerjaan di lapangan terus dikebut meski terkendala oleh cuaca hujan dan air laut pasang. "Beberapa hari ini cuaca di Cilacap hujan terus, hal ini jadi kendala saat kami memancang sheet-pile," katanya.

Menurut Heru, cuaca hujan menjadi salah satu faktor kendala, karena pada saat pemancangan, rem atau kampas palu pancang sering lepas, jika terkena air hujan.

“Harus ada jeda waktu menunggu kampasnya kering untuk melakukan pemancangan kembali. Untuk yang lain-lainnya seperti pengadaan tiang pancang tidak ada masalah," tandas Heru.

Dijelaskan Heru, palu pancang yang digunakan berkapasitas 65 ton. Jika kampas palu kemasukan air hujan melalui tali seling, gerakan palu pancang menjadi tidak bisa dikendalikan. "Jika dalam satu hari hujan terus, lah ini yang menjadi kesulitan kami. Seperti tiga hari terakhir ini," ungkapnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya sudah melakukan rekayasa teknik agar air tidak mengalir dari seling ke kampas. Selain rekayasa teknik, PT Jumindo Heroni juga menambah alat pancang untuk mengejar batas waktu pekerjaan.

“Hal itu dilakukan demi keselamatan pekerja sehingga pekerjaan tetap berjalan sesuai progress, karena dari BBWS Serayu Opak tidak ada penambahan batas waktu pekerjaan. Jika tidak selesai tepat waktu, kami akan kena denda,” ucapnya. //wd.


Berita Terpopuler