• News
  • Tahun 2019, 403 Orang Dilatih Menjadi Observer

Tahun 2019, 403 Orang Dilatih Menjadi Observer


Makasar - Terkait upaya perbaikan data perikanan tangkap, saat ini Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berusaha untuk melakukan pendataan operasional kapal penangkap ikan.

Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan, M. Zulficar Mochtar dalam kegiatan Temu Koordinasi Teknis Pelaksanaan Bantuan Premi Asuransi Nelayan/BPAN (Wilayah Timur) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengumpulan dan Pengolahan Data Operasional Penangkapan di Atas Kapal Penangkap Ikan, Makasar, Rabu (15 Mei 2019).

Zulficar mengatakan, salah satu terobosan penting kegiatan pengumpulan dan pengolahan data operasional penangkapan ikan di atas kapal penangkap ikan dan kapal pengangkut ikan adalah dengan menempatkan pemantau (observer on-board). Untuk tahun ini, KKP telah berhasil melatih sebanyak 403 orang untuk menjadi observer yang saat ini telah ditempatkan di Medan, Tegal, Sidoarjo, Bitung, dan Ambon.

"Februari 2019 lalu, kami bahkan telah menetapkan 80 orang observer reguler yang ditempatkan pada 30 pelabuhan perikanan di Indonesia melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Nomor 11/KEP-DJPT/2019," jelasnya.

Zulficar menambahkan, karena masih belum banyak tenaga observer, DJPT juga telah bekerja sama dengan 11 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tentang Pengumpulan dan Pengolahan Data Operasional Penangkapan Ikan di Atas Kapal Penangkap Ikan.

"Saya berharap, dengan adanya kerja sama ini dapat meningkatkan peran dan kontribusi dunia kampus, baik dosen maupun mahasiswa dalam mengumpulkan data perikanan, sekaligus sebagai bagian dari penyelesaian studi bagi mahasiswa di kampus masing-masing," tandasnya.

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 13-15 Mei 2019 di Makassar tersebut diikuti oleh 13 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dan 158 Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota.

Sementara, Bimtek Pengumpulan dan Pengolahan Data Operasional Penangkapan di Atas Kapal Penangkap Ikan dihadiri oleh dosen dan mahasiswa dari Universitas Hasanuddin, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Muslim Indonesia Makassar, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Halu Oleo, Universitas Muhammadiyah Kendari, dan Universitas Pattimura, serta Universitas Khairun. Tak hanya itu, kegiatan ini juga dihadiri observer perikanan dan penyuluh perikanan setempat.//**