• News
  • Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pemilu 2019

Ribuan Personel Gabungan Siap Amankan Pemilu 2019


Banjar - Pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2019, baik Pemilihan Umum Legislatif maupun Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang menyisakan waktu kurang lebih satu bulan lagi, berbagai hal disiapkan guna menyukseskan perhelatan pesta demokrasi 5 tahunan itu. Salah satunya dalam hal pengamanan, Ribuan personel gabungan dari TNI-Polri dan Linmas siap mengamankan agar kemanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Khusus di Kota Banjar, Jawa Barat, personel gabungan baik TNI-Polri itu meliputi, Komando Distrik Militer (Kodim) 0613/Ciamis dan Batalyon Infanteri Raider 323/ Buaya Putih Kostrad, dan Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjar dibackup dari personel Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat siap memgamankan tahapan inti Pemilu. Serta Linmas yang nantinya khusus di TPS (Tempat Pemungutan Suara).

Hal itu diucapkan Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana, S.I.K., didampingi oleh Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S., Danyonif Raider 323/BP, Mayor Inf Afriandy Bayu Laksono, S.Sos., M.I.Pol., Kepala Kejaksaan Negeri Banjar, Gunadi SH, M.H., dan Asissten Sekda II saat diwawancarai awak media usai pelaksanaan kegiatan Deklarasi Bersama Peserta Pemilu 2019 di gedung Pusdai Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (15 Maret 2019).

Lebih lanjut, Kapolres mengungkapkan bahwa prioritas utama dalam Pemilu 2019 ada tiga titik kerawanan yang harus diantisipasi, yakni Rapat Umum yang akan dimulai pada tanggal 24 Maret, kemudian masa tenang dan terakhir pada saat pencoblosan.

"Mulai rapat umum kita berupaya memobilisasi massa tidak menimbulkan kerawanan Kamtibmas, oleh karena itu mobilisasi yang merupakan perpindahan ada kerawanan kecelakaan, ada kerawanan bentrok dan juga kerawanan-kerawanan terpovokasi adanya berita-beita hoax. Kemudian di tahapan massa tenang, dari Bawaslu akan bergandengan tangan dengan kita (Polres Banjar) serta pada saat massa pencoblosan dimana disitu ada distribusi logistik berupa surat suara dan lain sebagainya yang harus kita amankan," kata Yulian.

Selain itu, untuk wilayah-wilayah kerawanan di Kota Banjar, Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana mengungkapkan bahwa sampai saat ini secara kontigurasi Kota Banjar tidak ada yang rawan. "Semuanya kalau kontigurasi kita, dua personel menangani 3-4 TPS, disitu berarti aman, aman, dan sangat aman. Memang ada benerapa, khusus dua personel satu TPS tetapi itu tidak signifikan, hanya beberapa contohnya adalah di Lapas," ungkapnya.

Sementara disesi yang berbeda, Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S., mengatakan bahwa dalam persiapan untuk pengamanan Pemilu seperti ini telah dilaksanakan jauh-jauh hari sesuai dengan petunjuk dari Komando Atas.

"Pada intinya adalah kita mempersiapkan personel sesuai dengan kebutuhan disini, nantinya kita sering berkomunikasi secara ketat dengan pihak Polres Banjar tentang sejauh mana dibutuhkan keterlibatan TNI. Prinsipnya kita standby on call," ujar Letkol Tri Arto Subagio.

Dijelaskan Dandim 0613/Ciamis, untuk aparat-aparat teritorial seperti Babinsa dan segenap Koramil di Kota Banjar yang berjumlah dua ini akan selalu bekerja setiap hari, tidak hanya dalam kegiatan Pemilu 2019 saja namun juga kegiatan keseharian.

"Kita berusaha melakukan upaya deteksi dini, sehingga kita antisipasi kemungkinan-kemungkinan adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Sejauh ini yang dilaporkan alhamdulillah tidak ada permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian serius," pungkasnya.//yuli.