• News
  • Rakor Gabungan Persiapan Munas dan Konbes NU 2019

Rakor Gabungan Persiapan Munas dan Konbes NU 2019


Banjar - Jelang Musyawar Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama Tahun 2019, seluruh panitia pelaksana berkumpul bersama melaksanakan rapat koordinasi di gedung pertemuan Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Jalan Pesantren No. 02, Dusun Citangkolo, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (5 Januari 2019) lalu.

Rapat Koordinasi dihadiri oleh seluruh kepanitiaan, mulai dari Panitia Nasional PBNU, Panitia Wilayah PWNU Jawa Barat, Panitia Lokal PCNU dan Panitia Teknis Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar.  Rapat koordinasi ini dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan persiapan pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2019 yang akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar, Citangkolo Kota Banjar.

Ketua PBNU Kota Banjar sekaligus salah seorang sesepuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, KH. Marsudi Syuhud menuturkan bahwa untuk persiapan Munas dan Konbes NU 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari sampai dengan 1 Maret 2019, sampai saat ini sudah memasuki tahap akhir. "Persiapan sendiri sudah mencapai 90 persen," tuturnya.

Lebih lanjut KH. Marsudi Syuhud mengungkapkan bahwa untuk kebutuhan konsumsi selama kegiatan sudah terpenuhi dengan cara bergotong royong secara sukarela orang membawa bahan makanan seperti beras, sayuran, ayam, kambing, sapi dan lain sebagainya. "Kepada Khalayak ramai di Jawa Barat atau dimana saja untuk turut partisipasi, karena ini semua akan mendapatkan keberkahan," Katanya.

KH. Marsudi Syuhud mengatakan, acara pembukaan Munas yang dilaksanakan pada tanggal 27 Februari ini direncanakan akan secara langsung di buka oleh orang Nomor Satu di Indonesia yakni Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo. "Beliau sudah mengatakan akan hadir dalam acara pembukaan dan membuka acaranya," kata KH. Marsudi.

Dalam Munas dan Konbes NU tahun 2019, KH. Marsudi memperkirakan akan dihadiri oleh puluhan ribu peserta dari seluruh Indonesia bahkan luar negeri, diantaranya dari Mesir, Syria dan Yaman. Sementara untuk peserta aktif ada sekitar kurang lebih 1500 orang dan seperti petugas maupun lain sebagainya sejumlah kurang lebih 3000 orang.

"Dengan kegiatan ini, diharapkan bisa memberikan dampak yang positif baik untuk lingkungan sekitar, Kota Banjar bahkan Jawa Barat, karena kegiatan ini nantinya akan di hadiri alim ulama, tokok-tokoh agama dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan ada juga yang berasal dari luar negeri," terangnya.

Sementara Sekertaris Panitia Munas dan Konbes, Gun Gun Gunawan Abdul Jawed menjelaskan hal-ha yang paling penting dalam persiapan adalah ketersediaan tempat Mandi Cuci Kaktus (MCK) dan penginapan untuk puluhan ribu peserta yang akan hadir nanti. "Sejauh ini fasilitas MCK yang sudah dimiliki sebanyak 200 toilet dan dirasa cukup, dengan ditambah 75 toilet tambahan disekitar lingkungan Ponpes yang baru dibangu," ungkapnya.

Untuk penginapan para peserta yang resmi diundang, Gun Gun menutukan bahwa panitia telah memaksimalkan bangunan di lingkungan Pesantren. "Semua bangunan disulap menjadi tempat penginapan," jelasnya.

Lanjutnya, kami juga didukung oleh masyarakat sekitar khususnya di daerah Kecamatan Langensari, Pataruman bahkan Banjar dan Purwaharja dengan menawarkan diri untuk rumahnya bisa digunakan sebagai homestay para peserta.

Gun Gun berharap, tidak hanya sekedar di panitiaan internal keluarga besar PCNU saja tetapi juga dari pemerintahan Kota Banjar dan kabupaten-kabupaten sekitar Banjar maupun dari pemerintahan Provinsi bisa ikut mensuport dan mensukseskan acara Munas. "Mudah-mudahan pada saat pelaksanaan hari H tidak terjadi hujan, karena saat ini sedang musim hujan sehingga berjalan lancar," pungkasnya.//yuli.