• News
  • Prajurit Yonif Raider 323/BP Bantu Warga Dampak Bencana Angin Puting Beliung

Prajurit Yonif Raider 323/BP Bantu Warga Dampak Bencana Angin Puting Beliung


Banjar - Bencana alam puting beliung yang menimpa di sebagian wilayah Kecamatan Langensari dan salah satu desa di Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, beberapa waktu lalu (10 Januari 2019), mengakibatkan belasan rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, sehingga dibutuhkan bantuan untuk membersihkan puing-puing bangunan dan pepohonan tersebut.

Mendengar informasi tersebut, Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih Kostrad terpanggil untuk segera membantu warga yang terkena dampak bencana.

Menurut Pasi Intel Yonif Raider 323/BP Kostrad, Lettu Inf Muhammad Fikri, S.T., Han, mengatakan bahwa berdasakan informasi yang diterima bahwa telah terjadi angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Langensari dan Kecamatan Pataruman. Kejadian bermula saat hujan deras yang terjadi selama kurang lebih 20 menit kemudian disusul dengan aangin kencang sehingga mengakibatkan beberapa pohon tumbang bahkan hingga menimpa rumah serta mushola.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari laporan anggota di lapangan, 2 rumah rusak sedang di Desa Rejasari, 13 rumah rusak di Kelurahan Bojongkantong dan 1 rumah rusak sedang di Desa Mulyasari," tutur Pasi Intel Yonif Raider 323/BP, Lettu Inf Muhammad Fikri, S.T., Han, Jumat (11 Januari 2019).

Sementara itu, mendengan terjadinya musibah itu, Danyonif Raider 323/BP, Letkol Inf Agust Jovan Latuconsina, M.Si., (Han) mengambil tindakan dengan menerjunkan 1 regu anggotanya untuk membantu warga mengatasi dampak angin kencang tersebut.

"Anggota Raider 323 Kostrad terpanggil untuk segera membantu warga terdampak bencana, terlebih lokasi angin puting beliung ini tidak jauh dari Markas Yonif Raider 323/BP Kostrad yang berada di Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar," ujar Letkol Jovan.

Lebih lanjut, Letkol Jovan mengatakan untuk warga yang terkena musibah agar dapat bersabar menerima musibah ini, "diharapkan tidak ada lagi kejadian serupa terjadi di wilayah Banjar khususnya," tandasnya.//yuli.