• News
  • Polres Banjar Tinjau Lokasi Bencana di Wilayah Langensari

Polres Banjar Tinjau Lokasi Bencana di Wilayah Langensari


Banjar - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kota Banjar,Polda Jabar melakukan peninjauan langsung ketempat korban angin puting beliung yang terjadi pada Kamis, (10 Januari 2019) lalu di wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar Jawa Barat.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Banjar, AKBP Matrius, S.I.K., M.H., bersama dengan unsur TNI dari Kodim 0613/Ciamis yang dihadiri langsung oleh Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S., dan BPBD Kota Banjar, serta unsur Pemerintahan Daerah Kota Banjar, baik tingkat Kecamatan Langensari maupun Kelurahan Bojongkantong.

"Selama disini kami membantu mengevakuasi korban dan barang-barang yang penting serta membersihkan material-material kerusakan bangunan akibat pepohonan tumbang," tutur Kapolresta Banjar, AKBP Matrius, S.I.K., M.H., kepada awak media disela-sela kegiatan, Jumat (11 Januari 2019).

Menurut Kapolresta Banjar, kerusakan terberat akibat angin kencang di wilayah Kecamatan Langensari terjadi di lingkungan Margasari Rt 05 Rw 05, Kelurahan Bojongkantong. Dimana terdapat 6 orang menghuni dua rumah dan kebetulan keduanya adalah rumah ibu serta anaknya yang terkena dampak pohon tumbang akibat angin kencang.

"Selain itu disini kami juga mengantisipasi lanjutan apabila terjadi angin puting beliung dengan melakukan pemotongan terhadap pohon-pohon tua dan besar yang berpotensi tumbang apabila terjadi angin puting beliung," jelas Matrius.

Sementara itu, untuk korban jiwa Matrius menjelaskan bahwa akibat dari angin kencang dan pohon tumbang tidak ada korban jiwa ataupun korban luka, akan tetapi hanya saja masyarakat mengalami trauma dari kejadian itu. Hal itu terbukti pada saat korban diberikan cek tekanan darah dan hasilnya tekanan darahnya agak tinggi.

"Kami berikan obat penenang dan vitamin serta kami upayakan pendampingan sebagai trauma healing agar korban pulih kembali secara psikis," terangnya.

Diharapkan masyarakat beserta unsur pemerintah setempat baik desa, TNI-Polri dan Bina Desa Satpol PP serta tokoh-tokoh masyarakat bisa melakukan antisipasi dini terhadap kemungkinan yang berpotensi bencana. "Seperti angin puting beliung diantisipasi dengan menebang pohon tua dan besar disekitar lingkungan rumah, banjir dengan melihat kebersihan irigasi, dan tentunya tanah longsor apabila terjadi potensi maka melaporkan supaya bisa diantisipasi dini," pungkasnya.//yuli.