• News
  • Plt Bupati Purbalingga Resmi Melantik 184 Kades Terpilih

Plt Bupati Purbalingga Resmi Melantik 184 Kades Terpilih


Purbalingga - Plt Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, SE., B.con.,MM secara resm melantik dan mengambil sumpah 184 Kepala Desa dari hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Desember tahun lalu. Acara digelar di Alun-alun Kabupaten Prbalingga, Rabu (13 Maret 2019).

Dalam amanatnya Tiwi berpesan agar para Kepala Desa tidak menyalahgunakan penggunaan Dana Desa untuk kepentingan pribadi. "Jangan sampai disalahgunakan, kalau tidak ingin tersangkut kasus hukum," ucap Tiwi.

Pada kesempatan itu ia juga mengingatkan agar kades terpilih untuk segera bekerja demi kepentingan rakyat. Kades harus mampu menjalin kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat termasuk calon kades yang tidak terpilih.

"Pemilihan Pilkades sudah selesai, kades terpilih tidak boleh mengkotak kotakan warganya dalam kelompok pendukung dan maupun didukung. Mereka semua sama-sama warga desa yang harus diperhatikan dan dilayani," tuturnya.

Dijelaskan pula bahwa di Tahun ini, Alokasi Dana Desa (ADD) mencapai hamper Rp 237 Miliar. Artinya, masing-masing desa menerima kurang lebih 1 Miliar Rupiah. Kades terpilih harus mampu mengolah anggaran tersebut untuk kesejahteraan dan kemaslahatan warganya. Pengelolaan terkait anggaran dan administrasinya harus tertib, transparan dan akuntabel.

Sementara Kasubag Pemerintahan Desa Bagian Pemerintahan Setda Purbalingga Bambang Kun Mardani menyebutkan, usai penyelenggaraan pilkades serentak pada 16 Desember 2018 lalu, pihaknya sudah mulai mempersiapkan kegiatan susulannya, yakni pendidikan dan latihan (Diklat) bagi kades definitif. Diklat itu mutlak diperlukan karena tidak sedikit kades terpilih merupakan pejabat baru.

"Beda dengan kades petahana, yang baru-baru itu harus diberi pelatihan mengenai tata pemerintahan, administrasi, pengelolaan anggaran dan lainnya," ujarnya.

Pelantikan kades untuk kali pertama dikonsep sebagai pesta rakyat yang berbudaya. Kegiatan itu diiringi beberapa kesenian lokal. Panitia juga menyediakan jajanan pasar dan memborong makanan dari pedagang kali lima dan Umkm. Kesemuanya dapat dinikmati dengan gratis baik para kades terpilih, serta masyarakat yang mengiringi dari desa masing masing, maupun warga yang sekadar menonton acara pelantikan tersebut.//memet