• News
  • Pelepasan Panji Dan Petaka Kirab Satu Negeri

Pelepasan Panji Dan Petaka Kirab Satu Negeri


Purbalingga - PLT Bupati Purbalingga Dyah hayuning pratiwi melepas anggota gerakan pembawa panji-panji dan petaka Kirab Satu Negeri (KSN) di Pendopo Dipokusumo, Rabu (10 Oktober 2018).

Ratusan anggota pembawa panji-panji dan petaka oleh GP Ansor dan Banser Cabang Purbalingga ini rencana akan diarak ke Jogjakarta melalui Kabupaten Banjarnegara.

Tiwi panggilan akrab PLT Bupati Purbalingga disela-sela pelepasan mengatakan, kegiatan ini mampu mengangkat Konsensus Nasional yang dikenal sebagai Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945.

"Kita harus berbangga, karena Purbalingga dilewati oleh tim pembawa panji-panji dan Petaka KSN. Kegiatan ini Mengingatkan kita sebagai Bangsa yang Majemuk yang telah berkomitmen Berbangsa satu, Bertanah air satu dan Berbahasa satu, yaitu Indonesia," ucap Tiwi.

Lebih lanjut Tiwi berpesan kepada team pembawa panji-panji dan Petaka KSN agar tetap semangat dan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan NKRI juga merawat ke Bhinekaan Bangsa ini.

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor Ullil Arcam (Gus Ulil) mengatakan, kirab ini bertujuan untuk mengajak dan mengingatkan ke seluruh elemen masyarakat Indonesia, kalau Indonesia adalah satu kesatuan dari berbagai Suku Bangsa, Etnis dan Agama, yang terbingkai dalam satu Kesatuan Negara Indonesia.

"Apapun yang terjadi perbedaan merupakan Rahmat dan juga menjadi pemersatu Bangsa, dan ini merupakan kewajiban generasi muda untuk tetap menjaganya," tegas Gus Ulil

Rencananya melalui Banjarnegara panji-panji dan Petaka akan terus di arak menuju Yogyakarta. Sesuai rencana arak-arakan akan tiba di Jogja pada tanggal, 26 Oktober mendatang dan bertepatan dengan momentun Hari Santri Nasional yang selalu diperingati setiap, 26 Oktober.

Sebelumnya KSN GP Ansor telah meliwati lima (5) titik daerah terluar NKRI, antara lain Sabang, Pulau Miangas, Nunukan, Rote dan Merauke.//Mn