• News
  • Ops Keselamatan Lodaya 2019 Tingkat Polres Banjar Berakhir

Ops Keselamatan Lodaya 2019 Tingkat Polres Banjar Berakhir


Banjar - Operasi Keselamatan Lodaya 2019 telah berakhir, namun bukan berarti keselamatan di jalan raya tidak menjadi prioritas. Diharapkan masyarakat Kota Banjar khususnya dapat tertib berlalu lintas di jalan raya dan utamakan keselamatan di jalan.

Segala daya dan upaya yang telah dilakukan Polri di seluruh Indonesia selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2019, termasuk Satuan Lantas Polres Banjar, Polda Jabar, kegiatan tersebut dapat menjadi titik balik bagi seluruh pengguna jalan yang tidak tertib menjadi tertib berlalu-lintas.

"Untuk operasi Keselamatan Lodaya 2019 hari ini sesuai dengan Timeline dari Polda Pukul 24.00 secara resmi akan berakhir. Kegiatan tersebut dimulai sejak tanggal 3-16 Mei 2019. Kami harap masyarakat akan tertib berlalu-lintas di jalan, demi keselamatan di jalan," tutur Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Dadang Supriadi, SH., M.M., kepada awak media saat ditemui di Mapolres Kota Banjar, Jalan Siliwangi No.145, Karanpanimbal, Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (16 Mei 2019).

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Dadang Supriadi mengatakan bahwa Satlantas Polres Banjar laksanakan kegiatan Operasi Keselamatan Lodaya 2019 tersebut dengan humanis. Selain itu, kami kedepankan tindakan preemtif dan preventif serta kami lakukan pembinaaan dan penyuluhan tentang keselamatan berlalu lintas.

"Target dari Pusat Korlantas Polri melalui Dirlantas Polda Jabar adalah preventif, preemtif dan represif. Preventif dan preemtif masing 40 persen dalam hal pencegahan sebelum penindakan, sedangkan Represif sebesar 20 persen. Alhamdulillah untuk Kota Banjar semua tercapai," kata AKP Dadang.

Lebih lanjut, Kasat Lantas mengatakan, untuk hasil yang di capai Polres Banjar selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Lodaya 2019, baik penindakan maupun diberikan teguran sesuai dengan target. "Adapun hasil yang dicapai untuk penindakan tilang kurang lebih diangka 600 pelanggar dan sekitar 2.100 lebih pengendara diberikan teguran," ucapnya.

Selain itu, AKP Dadang mengucapakan terima kasih kepada masyarakat Kota Banjar pada khususnya, dengan adanya operasi keselamatan ini ada sebuah perubahan di Wilayah Hukum Polres Banjar. Berdasarkan data terdahulu, amat sangat banyak data yang ditindak karena pelanggaran yang kecil-kecil dan saat ini mulai berkurang jenis pelanggarannya.

"Artinya masyarakat sudah mulai paham untuk tertib berlalu lintas," jelasnya.

AKP Dadang menghimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan yang mengendarai kendaraan, agar melengkapi surat-surat berkendara dan perlengkapan berkendara, seperti memakai helm untuk kendaraan roda dua dan menggunakan sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat serta melengkapi atribut kendaraan sesuai spesifikasi teknis yang layak sesuai yang dipersyaratkan.

"Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan. Keselamatan untuk Kemanusiaan," pungkasnya.//yuli.