• News
  • KPU Kota Banjar Gelar Rakor Bersama PPK dan PPS

KPU Kota Banjar Gelar Rakor Bersama PPK dan PPS


Banjar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar rapat koordinasi dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Banjar di Padjadjaran Toserba, Jl. Perintis Kemerdekaan, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (11 Februari 2019).

Dalam rakor tersebut, KPU Kota Banjar mengingatkan kepada para PPK dan PPS untuk menyusun daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK) pada Pemilu serentak 2019 secepatnya.

"Sejauh ini untuk DPK masih kosong, hal itu menandakan penyusunan data masih bagus," tutur Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muhklis kepada awak media.

Lebih lanjut Danial menjelaskan, untuk DPTb belum ada karena pemilih yang memiliki hak pilih, jika ingin melakukan pemilihan di daerah lain, bukan domisili harus melampirkan from A5. Dan itu maksimal harus masum 30 hari sebelum hari H atau pemilihan.

"Ini harus disesuaikan dengan dapilnya, pemilih tetap dapat surat suara, tapi tidak lima surat suara pastinya karena beda dapil," ujar Danial.

Menurut Danial, ada beberapa yang harus diisi oleh pemilih jika ingin melakukan pemilihan di lain daerah, diantaranya seperti pindah domisili, terkena bencana alam, melanjutkan pendidikan, pindah tahanan dan lainnya. Hal itu sangat merugikan pemilih itu sendiri karena hak pilihnya yang sebelumnya mendapatkan lima surat suara, jika pindah hanya akan mendapatkan beberapa kertas surat suara saja karena disesuaikan dengan dapilnya.

"Sangat rugi pasti, tapi kalau jika hal itu terpaksa dan urgent maka harus dilakukan," tandasnya.//yuli.