• News
  • KPU Kota Banjar Gelar Kursus Kepemiluan

KPU Kota Banjar Gelar Kursus Kepemiluan


Banjar - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar Kursus Kepemiluan Pemilu tahun 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari, sejak hari Senin sampai dengan hari Rabu tepatnya pada tanggal 3-5 Desember 2018 yang dilaksanakan di Aula Kantor KPU Kota Banjar, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut merupakan metode KPU untuk mensosialisasikan kepada masyarakat. Ada 3 Segmen dalam kursus kepemiluan, diantaranya Segmen Keagamaan, Kaum Marjinal dan Mahasiswa.

"Segmen keagamaan kami mengundang NU, Muhammadiyah, Makin dan lain sebagainya. Dalam segmen kaum marjinal KPU mengundang Komunitas Langit dari Langen serta segmen mahasiswa kami mengundang BEM se-Kota Banjar," tutur Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muhklis usai acara kepemiluan di hari terakhir, Rabu (5 Desember 2018) lalu.

Lebih lanjut Danial menjelaskan, kursus kepemiluan ini lebih ke pendidikan pemilu kepada masyarakat. Dalam kursur kepemiluan disampaikan 5 materi inti tentang Pemilu 2019.

"Pertama adalah konfigurasi pemilu 2019, kedua tentang data pemilih tetap, ketiga tentang kampanye, materi keempat tentang dana kampanye, kemudian pemungutan dan penghitungan suara, serta  materi tambahan tentang metode konfersi suara ke kursi," ungkapnya.

Danial menambahkan Kursus kepemiluan ini direspon sangat bagus oleh para peserta, bahkan dihari terakhir kursus kepemiluan jumlahnya hampir melebihi kuota.

"Sesuai dengan Juknis Dipa, kita melaksanakan kursus kepemiluan dengan peserta masing-masing segmen sejumlah 20 orang dan sisi kuantitas sudah dapat kita capai," terangnya.

Danial menghimbau, dalam pelaksanaan  Pemilu 2019 mendatang, partisipasi masyarakat itu tidak hanya diartikan dengan datang ke TPS saja, tetapi mereka harus terlibat dalam setiap tahapan.

"Misalkan, dalam tahapan DPT, kami berharap masyarakat itu terlibat, mereka mengecek data diri mereka, ada atau tidak dalam DPT, kemudian dalam kampanye juga partisipasi masayarakat dangat penting, yakni masyarakat juga harus ikut serta memantau dan mengikuti proses kampanye," pungkasnya.//yuli.