• News
  • Jambore Komunitas Juang PDIP, Kader Harus Jaga Perolehan Suara Partai

Jambore Komunitas Juang PDIP, Kader Harus Jaga Perolehan Suara Partai


Banyumas - Mempertahankan apa yang sudah dicapai agar tidak direbut itu bukan perkerjaan yang mudah, oleh karena itu sebagai kader-kader muda yang tergabung dalam wadah Komunitas Juang harus kerja maksimal.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarno Putri dihadapan peserta Jambore Komunitas Juang di GOR Satria Purwokerto, Minggu (10 Februari 2019).

Dihadapan 3.333 peserta jambore Komunitas Juang dari 35 DPC PDIP se-Jawa Tengah Mega mengatakan bahwa perolehan suara terbesar PDIP tahun 2014 dari Jawa Tengah. Oleh sebab itu kader-kader muda harus mampu mempertahankan suara.

"Kalian yang nantinya akan menjaga dan membesarkan PDIP, jadi jangan biarkan rumah kita direbut oleh pihak lain. Jawa Tengah harus tetap menjadi kandang banteng," ucap Mega diikuti dengan tepuk tangan peserta jambore.

Disampaikan Mega bahwa Komunitas Juang adalah kader ideologis yang menjadikan partai sebagai wadah perjuangan, dan berpartai adalah memperjuangkan suatu keyakinan atau ideologi. Karena itu, bagi yang ditugaskan untuk jabatan publik mereka bukan berarti berhenti berjuang.

Seperti diketahui Komunitas Juang merupakan organisasi sayap PDIP, berisi muda-mudi berusia 18-25 tahun. Program Pembinaan Kader Komunitas Juang pertama kali diinisiasi pada bulan Mei 2013. Setelah melalui proses persiapan lahir dan batin, pada bulan November 2013 sejumlah Mentor Juang generasi pertama diterjunkan untuk pertama kalinya di Kabupaten Banyumas.

Sedangkan pelantikan Kader Komunitas Juang (KKJ) Kabupaten Banyumas Angkatan I berjumlah 460 orang yang dilaksanakan pada 16 Februari 2014 oleh Ibu Puan Maharani. 

Sebelumnya, apel siaga menyambut kedatangan peserta Jambore Kader Komunitas Juang dari 35 DPC Partai se-Jawa Tengah dimulai pada Sabtu (9/2). Acara dibuka oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Bambang Kusriyanto.//ipung