• News
  • Idul Adha 1440 H, Momentum Peningkatan Ketaqwaan dan Semangat Rela Berkorban

Idul Adha 1440 H, Momentum Peningkatan Ketaqwaan dan Semangat Rela Berkorban


Tasikmalaya - Komandan Lanud Wiriadinata, Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 7/D.I Lanud Wiriadinata, Anita Pandu dan seluruh keluarga besar muslim Lanud Wiriadinata serta masyarakat sekitar melaksanakan Shalat Idul Adha 1440 H di Base Ops Lanud Wiriadinata, Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (11 Agustus 2019).

Dalam shalat Idul Adha 1440 H di Lanud Wiriadinata, bertindak selaku khatib yaitu Guru Besar UIN Syeh Nurdjati Cirebon, KH. Prof. Dr. Muchsin An Syazilie, M.Si.

Dalam ceramahnya, KH. Muchsin menyampaikam bahwa ibadah haji dan kurban tidak lepas dari kehidupan Nabi Ibrahim As. Ibadah tersebut dapat dijadikan kesempatan untuk mencerdaskan hati.

"Dengan cara kita berzikir, meningkatkan kejujuran dan transparansi, berani menjauhi akhlak tercela, membangun kepribadian yang bersemangat, berjiwa besar serta sifat patriotisme yang tinggi untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT," ujarnya.

Sementara itu, Komandan Lanud Wiriadinata, Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., mengatakan, hikmah yang terkandung dalam Idul Adha dapat dilaksanakan dan diimplementasikan dengan baik. Seperti dalam kisah pengorbanan Nabi Ibraim As yang hendak menyembelih putranya.

Lebih lanjut, Komandan Lanud Wiriadinata mengatakan, bagi anggota Lanud Wiriadinata untuk selalu bersikap Profesional, Militan, dan Inovatif. Dan rela berkorban guna mendukung tugas demi kepentingan bangsa dan Negara.

Hal ini relefan dengan tema Idul Adha kali ini, yaitu Jadilah hikmah Idul Adha 1440 H/2019 M sebagai momentum peningkatan ketaqwaan dan semangat rela berkorban guna mendukung tugas pokok TNI," tutur Komandan Lanud Wiriadinata.

Untuk tahun ini panitia Idul Adha 1440 H Lanud Wiriadinata, kata Komandan Lanud Wiriadinata, berhasil mengumpulkan dan mengadakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 9 ekor domba dan 5 ekor sapi. Selanjutnya dibagikan kepada yang berhak menerima.

"Semoga apa yang kami kerjakan ini merupakan ibadah sebagai pembuktian dan pengorbanan manusia kepada Allah SWT, seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As," tuturnya.

Perlu diketahui bahwa pembagian daging kurban di Lanud Wiriadinata ini, tidak menggunakan kantong plastik tetapi menggunakan Besek (anyaman dari bambu). Itu merupakan bagian dari kampanye nasional pemerintah yang bertajuk "Kendalikan Sampah Plastik".//yuli.