• News
  • Dua Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Dua Pelaku Persetubuhan Anak Dibawah Umur Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara


Purbalingga - Polres Purbalingga berhasil mengungkap dua kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur di dua lokasi yang berbeda. Kedua tersangka beserta barang buktinya berhasil diamankan.

Tersangka pertama adalah KH (46) warga Desa Karangturi RT 10 RW 5, Kecamatan Mrebet, Purbalingga. Ia melakukan aksinya terhadap korban sebut saja Melati (11) yang masih tetangganya sendiri dan merupakan teman bermain anaknya.

Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur Rochman, SH, SIK, MH saat menggelar Press Conference di Mapolres Purbalingga, Selasa (8 Januari 2019) lalu mengatakan, modus yang dilakukan KH yaitu dengan mengajak korban bermain di rumahnya kemudian disetubuhi, setelah selesai korban diberi uang dan disuruh pulang.

Pada kesempatan itu Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari kecurigaan orang tua korban terhadap tingkah laku anaknya. Setelah dimintai keterangan, korban mengaku kepada orang tuanya bahwa telah disetubuhi oleh pelaku.

Adanya pengakuan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Purbalingga yang langsung tindak lanjuti dengan pemeriksaan dan visum.

Sementara untuk tersangka kedua adalah R (21) warga Desa Kaliori RT 22 RW 5, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga. Ia melakukan aksinya terhadap Bunga (nama samaran) yang berusia 14 tahun. Korban merupakan warga Desa Bumisari, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

Pelaku adalah pacar dari korban yang pada malam tahun baru memberi hadiah ulang tahun berupa boneka. Selanjutnya korban diajak bermalam di rumah tersangka selama empat hari. Di rumah tersangka, korban digauli sebanyak sembilan kali.

Orang tua korban yang merasa kehilangan anaknya kemudian melapor kepada kepolisian. Orang tua korban menyebutkan bahwa anaknya dibawa oleh tersangka yang merupakan pacar anaknya. Selanjutnya pelaku berhasil kita amankan tanpa perlawanan.

Dari para tersangka diamankan sejumlah barang bukti diantaranya sarung dan pakaian yang dipakai pelaku maupun korban. Selain itu juga diamankan boneka, telepon genggam dan sepeda motor yang digunakan tersangka R membawa korban ke rumahnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka KH (46) dikenakan pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 287 ayat 1 KUHP. Sedangkan untuk tersangka R (21) dikenakan pasal yang sama namun ditambah pasal 332 ayat (1) huruf ke-1 KUHP tentang melarikan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.//met