• News
  • Dewandaru & Wahyu Kepemimpinan

Dewandaru & Wahyu Kepemimpinan


Secara umum, Dewandaru merupakan sebuah wahyu yang berhubungan erat dengan kepemimpinan, sedangkan di kehidupan masyarakat Jawa, biasanya itu disimbolisasikan dalam bentuk wadag berupa gumpalan cahaya yang muncul menuju kepada seseorang yang dipercaya oleh Tuhan. Bicara tentang tentang Dewandaru, "Kepemimpinan", indikatornya adalah, hamong, hamot, hamumangkat, demikian menurut Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Deskart S Jatmiko, SH, SMi saat ditemui PAMOR di ruang kerjanya, Selasa (3 April 2018) lalu. Tiga indikator inilah yang harus dipegang dan dijalankan oleh seorang pemimpin.

Hamongataungemong, maknanya seorang pemimpin harus sanggup melayani, bukan malah selalu minta dilayani. Melayani berarti bertindak bukan sebagai penguasa, akan tetapi sebagai abdi rakyat, dan tidak membeda-bedakan istilah jawanya kabeh dikukup lan diraub.

Hamot yang berarti memuat, yaitu bahwa seorang pemimpin harus memiliki muatan banyak atau muatan istimewa, sebuah kekuatan atau kelebihan untuk bisa memimpin dan mampu mengakomodasi semua kepentingan serta mendengarkan aspirasi masyarakatnya.

Sedangkan Hamemangkat adalah seorang pemimpin harus bisa menjaga martabat dan nama baik. Bukan hanya dirinya sendiri, tetapi juga rakyatnya, yaitu memberikan teladan yang baik sehingga rakyatnya dapat menirunya dan turut menjadi baik.

"Pemimpin itu harus bisa mendistribusikan kemakmuran dan juga meregulasi atau mengatur, serta menjadi protector atau pelindung, itulah yang dimaksud dengan hamong, hamot, hamumangkat," jelasnya.

Memang pada dasarnya semua wahyu itu berbicara tentang kepemimpinan, terlepas dari sekecil apapun wahyu itu, minimal untuk memimpin orang-orang disekitarnya ataupun memimpin diri sendiri.

Pemimpin itu belum benar bila belum berani mengakui kesalahan, dan belum besar bila belum merasa kecil, karena apa yang diemban serta dijabatnya adalah amanat rakyat dan perintah rakyat.//ipung.