• News
  • Demi Kemajuan Olahraga di Daerah, Subroto: Pengurus Jangan Mencari Duit di Koni

Demi Kemajuan Olahraga di Daerah, Subroto: Pengurus Jangan Mencari Duit di Koni


Purbalingga - Ketua Koni Jawa Tengah, Mayjend Purn TNI Subroto menegaskan, pengurus Koni harus tertib administrasi, sebab dana hibah Koni tersebut bersumber dari Pemkab dan harus bisa dipertanggungjawabkan.

Demi kemajuan olahraga di daerah, Subroto mengingatkan agar pengurus Koni tidak mencari uang di organisasi.

"Jangan mencari duit di KONI, tetapi cari duit untuk pembinaan atlet. Itu yang bener, nah itu perlu kesadaran memang," pesan Subroto dalam acara Sarasehan Olahraga “Bersama Membangun Olahraga” yang diselenggarakan KONI Purbalingga, di Graha Adiguna kompleks Pemkab Purbalingga, Senin (09 September 2019) lalu. 

Dijelaskan Subroto, keuangan merupakan bagian vital dalam pembinaan olahraga, itu yang terpenting. Oleh sebab itu, KONI harus tetap bersinergi dengan Pemkab. Artinya, sumber keuangan KONI merupakan campur tangan dari Pemkab. Selain itu, di dalam tubuh KONI sendiri harus sepaham dan antar pengurus harus kompak dan solid. 

"KONI jangan bertengkar dengan Pemkab. Tidak boleh ribut antar pengurus, dan harus tertib administrasi, dana hibah itu bahaya," ujarnya.

Mengenai tertibnya administrasi, lanjut Subroto, Ketua harus berani tegas. Ketika ada Pengurus Kabupaten (Pengkab) yang bandel, maka perlu ada teguran. Jika Anggaran yang di alokasikan diberikan kepada Pemkab, harus jelas dan tepat sasaran. Oleh karena itu, pengurus harus melek administrasi. "Harus berani menegur, kalau tidak disiplin jangan dikasihkan uangnya," kata Subroto.

Sementara itu, mantan ketua KONI Banyumas Sukardi, mengatakan demi mendapatkan target, maka perlu disusun strategi. Sehingga, dalam pembinaan bisa sesuai rencana. Dalam pembinaan, pengurus juga harus menguasai keilmuan dan teknologi. 

"Harus tepat strateginya, dan disiplin, baik pengurus maupun para atletnya, itu kunci," kata Sukardi. 

Mengenai strategi, menurut Sukardi sifatnya sangat dinamis. Oleh karena itu, pengurus juga harus berkompeten. Sehingga mau dan mampu mengikuti perkembangan. Dari hal itu lah, pengurus perlu memiliki komitmen dan rasa bangga pada bidang olahraga tersebut. 

Sukardi juga menambahkan, kemajuan prestasi olahraga suatu daerah, tidak terlepas dari sarana dan prasarana. Oleh karena itu, kemajuan olahraga suatu daerah harus bersinergi dengan pemerintah daerah. 

"Pembinaan olahraga tanpa duit, omong kosong. Karena kemajuan olahraga juga didukung dengan sarana dan prasarana yang ada. Peningkatan sarpras dan peningkatan kompetensi pelatih," tandasnya.//MN.