• News
  • Demi Cinta, Nekad Selundupkan Pil Koplo

Demi Cinta, Nekad Selundupkan Pil Koplo


Purbalingga - Cinta Buta, mungkin itu yang dialami ADR (24) Warga Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Bagaimana tidak, demi mempertahankan cintanya, wanita yang berstatus janda ini nekat menyelundupkan obat psikotropika jenis Heximer untuk kekasihnya yang ditahan di Rutan Purbalingga. Alhasil ia pun harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga.

Kapolres Purbalingga AKBP Nugroho Agus Setyawan mengatakan, aksinya ADR dilakukan pada Agustus lalu disaat ia menjenguk kekasihnya yang ada di Rutan Purbalingga. Penyelundupan obat terlarang itu dilakukan dengan modus dimasukan ke bubur ayam.

“Tersangka menyelipkan tiga paket obat Heximer dengan jumlah 149 butir di bawah bubur ayam," ungkap Kapolres dalam jumpa persnya, Senin (08 Oktober 2018) lalu.

Dalam keterangannya ADR mengaku obat terlarang itu hanya untuk dikonsumsi oleh kekasihnya. Namun, polisi memprediksi barang itu akan diperjual belikan di lingkungan rutan. Dari hasil pemeriksaan, ADR bukan pengguna obat tersebut dan hanya menjadi perantara.

"Sejak awal sebenarnya tersangka mengetahui bahwa obat tersebut masuk jenis obat terlarang. Namun, atas dasar cinta, dia tetap mau melakukannya," ujar Kapolres.

Kasus penyelundupan obat terlarang ini tengah didalami oleh Satresnarkoba Polres Purbalingga. Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Tiga kantong plastik berisi 149 butir obat Heximer, dua kotak sterofoam, satu unit telepon genggam dan simcard, serta satu sepeda motor.

Janda cantik ini dijerat pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) Subsider pasal 196 Jo pasal 98 ayat (2) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan, Jo pasal 55 ayat (1) ke 1 Jo pasal 53 ayat (1) KUHP. Dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 1,5 miliar.//Mn