• News
  • Dari Internet, Herdiana Terinspirasi Mengolah Limbah Batok Kelapa

Dari Internet, Herdiana Terinspirasi Mengolah Limbah Batok Kelapa


Banjar - Suara mesin terdengar dari halaman rumah Herdiana, seorang pengrajin limbah batok kelapa di Dusun Cigadung RT 04/03, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman Kota Banjar, Jawa Barat. Beberapa limbah batok kelapa bertaburan di halaman rumahnya yang tidak telalu luas.

Herdiana yang asik sibuk menghaluskan batok kelapa dengan menggunakan mesin amplas sederhana yang dibuatnya. Dengan penuh ketelatenan ia membersihkan beberapa limbah batok kelapa. Kemudian memotongnya dengan mengunakan alat pemotong dan menyambungkan dengan batok tempurung lainnya.

"Saya baru sekitar lima bulan melakukan ini. Awalnya saya melihat lihat di internet tentang pengolahan limbah kelapa bisa dimanfaatkan. Dari situ saya terinspirasi untuk membuatnya," kata Herdiana saat ditemui di rumahnya, Sabtu (15 September 2018).

Menurutnya, awalnya pekerjaan ini dilakukan hanya sebatas iseng untuk mengisi waktu luang, setelah belajar dan mengetahui dari internet tentang pemanfaatan limbah dirinya mulai melakukan kreativitas membuat kerajinan.

"Hasil karya dari limbah batok kelapa yang dibuat bermacam macam jenisnya, seperti gantungan kunci, cincin, asbak, teko, dan gelas. Sementara penjualan baru sampai diwilayah Pangandaran, Cirebon dan Banjar," ungkapnya.

Harga sendiri bervariatif sesuai dengan tingkat kesulitan dan sesuai pesanan. Dengan harga terbilang masih terjangkau yang berkisar mulai dari Rp.5000,- sampai Rp.150.000. Dan untuk penjualan hanya sebatas kalau ada yang pesan baru dibuat.

"Pada saat ada pesanan dari perorangan saja, saya baru membuatnya. Dan sementara saat ini saya membutuhkan alat supaya bisa membuat lebih banyak lagi," terangnya.

Walaupun demikian, ia akan terus berusaha menciptakan karya seni dan berusaha menjual kepada masyarakat dan instansi pemerintahan setempat.//yuli.