• News
  • BNN Kabupaten Cilacap Amankan Pengedar Shabu

BNN Kabupaten Cilacap Amankan Pengedar Shabu


Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap, meringkus KPS alias Igor (49) warga Jalan Bisma RT 02 RW I Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap karena mengedarkan shabu di wilayah Cilacap, Senin (05 November 2018).

Barang bukti yang diamankan 4 paket kecil jenis shabu siap edar, dua buah handphone, buku tabungan  dan kartu ATM milik pelaku.

Dalam siaran press nya, Kepala BNN Kabupaten Cilacap, AKBP Drs Triatmo Hamardiyono M.Si menjelaskan penangkapan KSP ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Selama setengah bulan kami melakukan penyelidikan dan mengawasi gerak gerik pelaku.

“Setelah terbukti, kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku di kediamannya," katanya, Rabu (07 November 2018) di Kantor BNN Kabupaten Cilacap.

Dijelaskan Triatmo, saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti berupa shabu dan dua buah handphone.

Berdasar keterangan pelaku, barang tersebut berasal dari Tangerang via kurir yakni, ST alias Mame warga Jalan Langkap Kelurahan Gumilir dan RY warga Kroya. "Keduanya kami tetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO)," tegas Triatmo.

Dua orang pelaku sudah diketahui keberadaannya oleh pihak BNN Kabupaten Cilacap dan akan segera dilakukan pencarian guna penangkapan para pelaku tersebut.

Disinggung mengenai adanya sindikat peredaran narkotika, Triatmo menjawab belum bisa memastikan. Namun dari pengakuan tersangka bahwa barang tersebut diduga dikendalikan dari narapidana di Lapas Nusakambangan.

“Kami masih melakukan pendalaman kasus ini, dan koordinasi dengan pihak terkait,” ujarnya.

Akibat perbuatannya, KPS dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UU No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun pidana, dan denda kurang lebih 1 Milyar. //wd.


Berita Terpopuler