• News
  • Babak Baru CPNS, SKB Kota Banjar dilaksanakan di Tasikmalaya

Babak Baru CPNS, SKB Kota Banjar dilaksanakan di Tasikmalaya


Banjar - Tes penjaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan memasuki babak baru yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). SKB Kota Banjar akan dilaksanakan pada hari Sabtu-Minggu, 8-9 Desember 2018, di Gedung Serba Guna (GSG) Bale Kota Tasikmalaya, Jl. Letnan Harun, Panyingkiran, Kota Tasikmalaya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD), sekaligus Sekertaris Pansel penerimaan CPNS Pemerintah Kota Banjar, Drs. H. Supratman, M.Si., menerangkan jika hari ini para calon PNS tersebut akan melaksanakan seleksi untuk terakhir kalinya sesuai dengan bidang yang dipilihnya.

"Yang mengikuti tes CPNS sejumlah 683 peserta, sedangkan kebutuhan pegawai di Kota Banjar hanya 319 orang. Sedangkan ada bidang yang tidak diisi dan kosong peminat, sehingga menyisakan 308 kursi untuk menempati ruang baru di OPD Kota Banjar," terangnya, Jumat (7 Desember 2018).

Dalam hal persiapan SKB sendiri, pihaknya akan terus memantau dan ikit serta memdampingi jalannya seleksi tersebut.

"Peserta yang sudah lulus pada tahapan sebelumnya yakni, Kompetensi dasar, kini dilanjutkan ke tahapan kedua dengan pernyataan lewat Computer Assesment Tes (CAT) dan khusus tentang bidang yang dipilihnya, nantinya perhitungan kelayakan dengan perhitungan SKD 40% dan SKB 60%. Hasilnya akan kami umumkan siapa saja yang diangkat menjadi pegawai negeri," ucapnya.

Untuk kelengkapan bagi para CPNS sendiri seperti halnya seleksi awal diantaranya pakaian hitam putih, membawa kartu peserta ujian dan KTP asli serta alat pendukung lainnya. Sementara bagi peserta yang mendaftar pada jabatan guru dan telah memiliki sertifikasi pendidik yang dikeluarkan dari kementrian serta sesuai dengan pilihannya, maka akan memberikan nilai SKB penuh (100.000) kepada yang bersangkutan.

"Itu kalau sudah terverifikasi secara valid dan linear, namun tetap hatusengikiti jalannya SKB tersebut. Sebaliknya kalau tidak valid maka yang bersangkutan diberi nilai sesuai dengan hasil SKB," pungkasnya.//yuli.