» Kategori : Budaya

Kamis, 20 Mei 2010 - 15:52:08 WIB
Menyibak Gunung Srandil
Srandil asal kata dari Srana lan Adil, mengandung arti bahwa Gunung Srandil merupakan salah satu sarana mencari keadilan hidup, tempat untuk mengasah diri dan mendalami arti hidup. Banyak orang yang mengenal atau pernah mendengar nama Gunung Srandil, dan tidak sedikit pula yang menghubungkan dengan tempat mencari pesugihan entah dengan cara apapun, ada juga yang mengatakan Gunung Srandil adalah ... Selengkapnya

Rabu, 20 Mei 2010 - 10:15:33 WIB
Legenda Goa Andrakila (Goa Petruk)
Kesetiaan Punakawan (Ki Lurah Semar, Gareng, Petruk, dan Bawor/Bagong) pada Junjungannya tidak diragukan lagi, sekalipun menjalani kesengsaraan, mereka tak pernah berpaling. Meski berdiam di hutan belantara, demi menemani Junjungannya yang sedang bertapa, dengan sabar dan ikhhlas mereka lalui. Hidup sederhana, bersahaja menjadi takdir yang tak bisa dipungkiri. Namun, disekitar merakalah Dewata ... Selengkapnya

Jumat, 16 Mei 2008 - 10:06:01 WIB
Ki Ageng Balak, Simbarjo Simbarjoyo
"Wayah kene kok golet uwi, kae lho openono manggonku enek ngisor wit serut, andi cilik openono bleduge, panganen go wong sak eyupen blarak, aku putro wayah ratu ping rolas isih keturunan Majapahit". Waktu itu ketika musim paceklik menimpa warga Balakan. Sehingga, untuk mempertahankan hidup mereka harus mencari umbi-umbian sebagai pengganti nasi.  Di hamparan ladang ilalang ... Selengkapnya

Jumat, 29 Mei 2009 - 02:14:35 WIB
Dieng, Kerajaannya para Dewata
Dieng, yang berarti Edi tur Aengsi (tempat yang indah). Apalagi kalau dilihat dari puncak gunung, pemandangan dari sana terlihat sangat indah. Dieng juga berarti tempat para dewa.    Menurut Ki Rusmanto(58), kuncen Pertapan Mandala Sari, yang di nobatkan oleh Eyang Begawan Sampurno Jati. Dieng adalah tempat bersemayamnya para dewa, dan sampai sekarang pun masih bersemayam ... Selengkapnya

Jumat, 20 Maret 2009 - 01:50:22 WIB
Dayeuh Luhur
Akhir kisah sejarah Pajajaran di Bogor, dilanjutkan oleh kerajaan Sumedang Larang pada masa kekuasaan Prabu Geusan Ulun tahun 1578-1601. Berawal dari pemindahan mahkota Pajajaran oleh patih Jaya Perkasa atas perintah Prabu Seda raja Pajajaran terakhir di Bogor. Karena Pajajaran tidak ada lagi yang memimpin, Prabu Seda memerintahkan patihnya yang bernama Jaya Perkasa agar membawa mahkota kerajaan ... Selengkapnya

Senin, 01 Mei 2008 - 01:32:09 WIB
Dalam Hening Candi Sukuh
Menyusuri peninggalan leluhur yang memiliki nilai sejarah tinggi dan tersebar di seluruh pelosok tanah air sangatlah menyenangkan karena tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memberikan ketenangan hati. Suasana hening di Candi Sukuh berpadu hembusan angin pegunungan yang sejuk mengiringi langkah kaki yang menapak pada setiap teras. Goresan-goresan seni yang terpahat pada bebatuan, ... Selengkapnya

Hal: << First | < Prev | ... 19 | 20 | 21 | Next > | Last >>