Kamis, 16 November 2017 - 18:49:11 WIB
Kondisi Air Belum Surut, Desa Madura Siaga Satu Banjir dan Tanah Longsor
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 450 kali

Cilacap - Paska hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Dusun Margasari Desa Madura Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap menyebabkan banjir bandang di desa tersebut. Warga di dusun tersebut saat ini masih terlihat mengungsi di tiga Posko pengungsian yaitu Sektor 1 Tobang Bata, Sektor 2 Tanggul 1 dan Sektor 3 Tanggul 2 serta di rumah warga setempat yang tidak terdampak banjir.

Menanggulangi bencana banjir tersebut, Babinsa Madura Koramil 16/Wanareja, Pelda Bagiyo Rahmad bersama anggota Polsek Wanareja dan UPT BPBD Majenang serta Tim Medis dari UPT Puskesmas Wanareja 1, melaksanakan siaga satu paska Bencana Alam banjir bandang yang melanda desa setempat di Posko Inti yang berada di RT 02/09 Dusun Margasari Desa Madura Kecamatan Wanareja,kamis (16 November 2017).

Tampak terlihat para Relawan MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) atau Lembaga Penanggulangan Bencana Muhammadiyah wilayah Wanareja, Senkom serta para perangkat Desa Madura, hadir dalam siaga bencal tersebut. Siaga ini dilakukan terkait dengan bencana banjir bandang yang sampai saat ini masih belum surut. 

Menurut Pelda Bagiyo Rahmad, beberapa warga saat ini masih terlihat mengungsi di tiga Posko pengungsian yaitu Sektor 1 Tobang Bata, Sektor 2 Tanggul 1 dan Sektor 3 Tanggul 2 serta di rumah warga setempat yang tidak terdampak banjir.

"Saat ini kita bersama BPBD ,Tim Medis dari UPT Puskesmas Wanareja serta aparat desa setempat, siaga satu karena air belum surut dan di khawatirkan terjadi banjir susulan." Terang Pelda Bagiyo.

Pelda Bagiyo menambahkan untuk saat ini kita memberikan bantuan berupa makanan, air bersih, melayani pengobatan serta mengamankan rumah dan ternak warga yang ditinggalkan mengungsi.

“Aktifitas yang dilaksanakan, selain lewat darat juga menggunakan 1 buah perahu karet (LCR) dari UPT BPBD Majenang dalam membantu kelancaran tugas di lapangan,” tuturmya.

Selagi kondisi air belum surut, anggota Siaga dari Koramil 16/Wanareja dan BPBD Majenang akan terus siaga. Hal ini dikhawatirkan adanya banjir susulan dikarenakan durasi hujan akhir-akhir ini panjang.

" Hujan tidak datang dan pergi begitu saja. Setiap kali hujan dalam rentang waktu yang lama, tentunya akan beresiko untuk banjir dan tanah longsor." ungkap Pelda Bagiyo Rahmad. //Wd/Pendim.