Senin, 30 Oktober 2017 - 11:04:47 WIB
Sejarah Baru Bagi Dalang Jemblung
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Budaya - Dibaca: 447 kali

Kesenian dalang jemblung yang identik dengan kesenian kalangan masyarakat bawah akhirnya dipentaskan di pendopo kabupaten Banyumas. Pentas kolaborasi teater, wayang kulit dan dalang jemblung dengan lakon Bawor Jinggirat ini dipentaskan oleh seniman muda Agung Wicaksono bersama grup lawak punakawan Disis, Sabtu (28 Oktober 2017) malam.

Ki Rusdiono selaku tokoh senior dalang jemblung asal Kebumen yang menghadiri acara pementasan tersebut mengatakan, dirinya tidak pernah menyangka kalau kesenian yang tumbuh dan digemari oleh kalangan masyarakat bawah ini bisa tampil di pendopo kabupaten.

"Dari saya masih kecil sampai setua ini, baru kali ini ada pementasan dalang jemblung di pendopo kabupaten," tuturnya disela-sela acara.

Kendati dipentaskan dengan cara kolaborasi, namun hal ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi para seniman dalang jemblung, dan merupakan sejarah baru bagi kesenian dalang jemblung.

Kesenian dalang jemblung sendiri merupakan seni turur khas banyumasan yang pementasannya dilakukan dengan sederhana. Kesenian ini lahir di Banyumas pada abad ke 15. Dimainkan oleh empat sampai lima orang, pemain dalang jemblung selain berperan menjadi salah satu tokoh cerita, ia juga berperan sebagai alat misik pengiring dengan cara menirukan suara-suara dari alat musik gamelan dengan menggunakan mulutnya.

Dengan dipentaskannya kesenian tersebut, Rusdiono berharap kesenian dalang jemblung bisa menjadi kesenian yang bisa dinikmati tidak hanya oleh masyarakat kecil tapi disemua kalangan masyarakat.

Pementasan kesenian dalang jemblung dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda mendapat perhatian ratusan masyarakat dan banyak mengundang tawa penonton yang menyaksikan.//ipung