Selasa, 10 Oktober 2017 - 13:02:38 WIB
Dalang Jemblung Juga Bisa "Ngruat"
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Budaya - Dibaca: 413 kali

Improvisasi tentu saja sangat penting dalam setiap kesenian, begitu juga dengan kesenian dalang jemblung. Meskipun ceritanya sudah dikenal dan mentradisi, namun dengan kepandaiannya dalang jemblug dapat menciptakan suasana segar dan baru. Para pemain dalang jemblung bermain tetap mengikuti cara pendahulunya (pakem), tetapi pemain selalu mempunyai ide yang segar agar membawakannya dapat memikat para penonton.

Begitu juga ketika dalang jemblung memainkan cerita wayang dengan lakon yang lazim dipentaskan untuk acara ruatan. Pada pementasan ini seluruh pemain memerankan perannya sesuai pakem dari kesenian wayang itu sendiri tapi tetap menggunakan cara jemblung banyumasan.

Menurut Rusdiono, pertama kali melakukan pentas ruat ketika dimintai tolong oleh salah satu warga yang mempunyai hajat dan harus diruat tetapi tidak memiliki biaya. Karena merasa kasihan ia pun mempunyai ide untuk ngruat tapi dengan cara jemblung. Dan semenjak itu tidak sedikit masyarakat yang menggunakannya.

"Dalang jemblung ya isa main wayang, ning nganggo cara jemblung," katanya.

Tapi akan berbeda ketika para pemain dalang jemblung mulai memerankan tokoh punakawan (Semar, Bawor, Gareng dan Petruk). Bukan hanya banyolannya saja yang menjadi perhatian, tapi juga sindiran-sindirannya jauh lebih mengena dan mudah dimengerti oleh penonton.

Pada pementasan cerita wayang biasanya tokoh Bawor menjadi tokoh yang paling menonjol baik sisi humornya maupun cara bicaranya yang cablaka. "Nang wayang bae Bawor kaya kae, apa maning dang jemblung, ya mesti tambah ora karu-karuan mbok," ucapnya sambari tertawa.

Meskipun bangga menjadi seorang seniman dalang jemblung, tetapi ia juga merasa prihatin pada kesenian yang pernah mengalami masa keemasan di era Enam Puluhan ini yang lambat laun mulai ditinggalkan oleh generasi penerusnya. Dan terlebih lagi ketika kalangan masyarakat ada yang mengartikan bahwa jemblung adalah jenjeme wong gemblung.//ipung