Rabu, 13 September 2017 - 22:37:37 WIB
Disnakerin Cilacap Adakan Pelatihan Pembuatan Kapal Fiber
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 472 kali

Cilacap - Dalam rangka penumbuhan dan pengembangan industri kecil menengah (IKM) kapal  fiber di Jawa Tengah tahun anggaran (TA) 2017. Kementerian Perindustrian RI melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Cilacap mengadakan pelatihan pembuatan kapal fiber, Selasa (12 September 2017), di Fave Hotel Cilacap.

Menurut Kepala Disnakerin Cilacap, Kosasih, S.Sos, M.Si, melalui Kabid Perindustrian, Drs Waris Winardi, bimbingan teknis atau pelatihan pembuatan kapal fiber ini, diikuti oleh 20 peserta dari masyarakat Kampung laut dan wilayah timur, selama 20 hari (12 September - 01 Oktober 2017).

"Anggaran pelatihan ini dari Kementerian Perindustrian. Selama dua hari, peserta akan mengikuti pelatihan teori tentang bagaimana menggambar desain kapal, membaca gambar, membuat mal kapal dan proses pembuatan kapal fiber, di hotel ini. Selepas itu, mereka akan mengikuti pelatihan pratek membuat kapal di IKM kapal fiber Lengkong (tempat pembuatan kapal) selama 18 hari," tutur Waris.

Dijelaskan Waris, output dari pelatihan ini, ialah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) lokal yang kompeten dalam membuat kapal fiber, yang siap turun di laut. "Diharapkan kedepan, Cilacap dengan ketersediaan SDM ini, potensi nelayan dan lautnya, bisa didukung lebih bagus," ujarnya.

Dengan begitu, lanjut Waris, nelayan Cilacap yang membutuhkan kapal fiber, tidak perlu membeli di daerah lain. Para nelayan bisa memanfaatkan SDM ini, dalam membuat kapal fiber yang sesuai dengan keinginan nelayan dan kearifan lokal di Cillacap.

"Topografi wilayah laut di sini, sendiri-sendiri. Ada yang ombaknya besar, dan ada yang masuk ke wilayah yang dangkal seperti di Kampunglaut. Kapal yang dibuat harus sesuai dengan kearifan lokal dan kebutuhannya," tutur Waris.

Dikatakan Waris, tidak bisa kapal yang digunakan di perairan dalam, dipergunakan di perairan yang dangkal seperti di Kampunglaut dan sekitarnya. "Setiap perairan memiliki karakter yang berbeda, begitu juga dengan kapalnya. Harus disesuaikan," jelasnya.

Menurut Waris, fiber itu sendiri tidak hanya untuk membuat kapal. Jika kreatif bisa digunakan untuk membuat beragam produk. Melalui pelatihan ini, peserta bisa mempelajari sifat-sifat dari fiber itu seperti apa saja. Bisa dikembangkan secara kreatif dan inovatif.

"Bahan fiber ini, dapat dikembangkan untuk membuat variasi suku cadang mobil, pot bunga, peralatan rumah tangga, talang dan sebagainya," tuturnya.

Waris sangat yakin, asalkan kreatif dan inovatif, setelah mengikuti pelatihan ini, mereka (para peserta) bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di sekitarnya. "Jika produknya bagus, dinas akan membantu dalam pemasarannya," pungkasnya. // wd.