Jumat, 08 September 2017 - 01:08:09 WIB
Cegah Paham Radikalisme di Kalangan Pelajar
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 481 kali

Polres Kota Banjar Gelar Operasi Bina Waspada Lodaya 2017

Banjar - Gerakan paham radikalisme yang juga berujung pada tindakan terorisme saat ini, telah merambah ke berbagai sektor kehidupan di Indonesia terutama dalam kelompok yang paling strategis. Kalangan yang paling rawan untuk ditanami paham radikalisme adalah anak-anak usia sekolah.

Oleh sebab itu, Polres Kota Banjar melalui KBO Binmas Polres Kota Banjar, Iptu Nurozi.SE bersama Kanit Bintibmas Sat Binmas Bripka Yadi.S.Sos menyampaikan sosialisasi pencegahan paham radikalisme di kalangan pelajar dalam Operasi Bina Waspada Lodaya 2017, Kamis (7 September 2017) bertempat di SMK Al Azhar Citangkolo, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan untuk pencegahan agar siswa di sekolah terjaga dari penyebaran paham radikalismedan juga kekerasan. Termasuk didalamnya memupuk rasa toleransi sesama sejak dibangku sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, KBO Binmas Polres Kota Banjar, Iptu Nurozi.SE, menyampaikan kepada para siswa tentang masalah radikalisme dan aksi terorisme di Indonesia yang sudah bisa dibilang cukup mengkhawatirkan, karena dapat memecah belah persatuan antara toleransi dan antar pemeluk agama.

"Sekarang masalah radikalisme dan aksi teror terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Ini berarti ingin menghancurkan antar umat beragama dan kesatuan NKRI," terangnya. Untuk itu, lanjut Nurozi, tujuan kita ialah mengingatkan dan menyadarkan anak-anak bahwa radikalisme dan tindakan terosime ini, hanya perbuatan dari orang-orang yang tidak paham dengan indahnya perbedaan.

Nurozi berharap dengan kegiatan ini, para siswa sekolah menengah atas ini dapat mengimplementasikan saat berada disekolah maupun diluar sekolah, sehingga tercipta kerukunan antar lapisan masyarakat dan tentunya umat beragama.

"Mari kita bersama menangkal pengaruh paham radikal yang dapat menghancurkan NKRI, mari kita hidup berdampingan dan saling tolong menolong," tutupnya. // Heru.