Senin, 07 Agustus 2017 - 15:04:44 WIB
Bandara Jenderal Besar Soedirman Purbalingga Beroprasi Akhir 2018
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 600 kali

Purbalingga – Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) Purbalingga ditargetkan beroperasi paling lambat akhir tahun 2018. PT Angkasa Pura II akan menjadi pengelola bandara dan telah menyiapkan dana sebesar Rp 350 miliar untuk membangun prasarana pendukung.

Hal tersebut dipastikan Menhub saat melakukan kunjungan ke Bandara Jenderal Besar Soedirman, Minggu (6 Agustus 2017) lalu. Kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi didampingi President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, Dirjen Perhubungan udara Kemenhub Agus Santoso diterima oleh Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM, Ketua DPRD Purbalingga Tongat, SH, MM, jajaran Forkominda Purbalingga dan Tim Asset dari Mabes TNI AU.

Dikatakan Menhub, target awal panjang landasan yang dibangun sepanjang 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Ultimate panjang landasan nantinya sepanjang 2.000 atau 2.400 meter. Juga ada bangunan terminal seluas 3.000 meter persegi yang cukup untuk menampung 500.000 orang per tahun.

Menhub juga optimis, pembangunan Bandara Soedirman akan memacu pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah Jawa Tengah Bagian Selatan.

Presiden Director Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menambahkan, pihak AP II akan menyelesaian review Detail Enginering Desaign (DED) paling lama dua bulan. Ground Breaking bisa dilaksanakan pada sekitar Oktober - November 2017. Pihak AP II akan menambah panjang lintasan dan pembangunan terminal. AP II akan menyiapkan dana Rp 350 miliar untuk runway, taxiway dan fasilitas lain.

Sementara Bupati Purbalingga Tasdi, SH, MM mengatakan, rintisan pengembangan bandara Wirasaba menjadi bandara komersial dilakukan sejak tahun 2006 silam. Pengembangan landasan ini juga didukung oleh tujuh bupati disekitar wilayah Purbalingga. 

Pemkab Purbalingga sendiri telah menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk pembebasan lahan guna perluasan landasan pacu bandara. Selain itu juga membangun infrastruktur pendukung seperti pembangunan jembatan Linggamas yang mempersingkat jarak dari Purwokerto ke Bandara Wirasaba, dan pelebaran jalan akses menuju bandara.