Minggu, 30 Juli 2017 - 15:46:14 WIB
Pemkab Banyumas Gelar Festival Serayu 2017
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 596 kali

Banyumas - Sudah menjadi agenda rutin tahunan, setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinporabudpar mengelar lomba balap perahu pasir, lomba layang-layang dan perahu hias yang dikemas dalam kegiatan Festival Serayu.

Pembukaan Festival Serayu 2017, yang diawali dengan lomba balap perahu pasir  dan diikuti 30 grup perahu pasir secara resmi dibuka Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein, Sabtu (29 Juli 2017) di areal Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Banyumas, Jawa Tengah.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Shinta Laila Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Banyumas, Forkopimcam dari Rawalo, Kebasen dan Patikraja serta para peserta lomba balap perahu pasir.

Meskipun sempat diguyur hujan tidak menyurutkan Bupati Bayumas untuk membuka lomba balap perahu pasir. Dalam sekapur sirihnya, Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein, mengatakan, di tahun sebelumya setiap festival serayu, diadakan lomba balap perahu pasir. Tahun ini, ya diadakan kembali untuk hiburan setiap tahun sekali. "Sekarang ketemu kembali. Siapa yang paling kuat dan tercepat, silahkan berlomba yang sportif," ujarnya.

Dengan adanya lomba ini, lanjut Husein, bisa menjadi kegiatan pariwisata dan totonan wisata bagi masyarakat sekitar. "Siapa tahu jika sudah bagus dan pesertanya semakin banyak, bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan dari daerah lain," tuturnya.

Bupati berpesan, agar semua peserta lomba balap perahu pasir mengutamakan keselamatan. "Saya paham semua bisa berenang. Tapi tetap harus hati-hati. Harus sportif jangan merugikan peserta yang lainnya. Silahkan adu ketangkasan dan tetap menjunjung kebersamaan. Semua harus gotong royong supaya bisa menjadi juara," tuturnya.

Secara terpisah menurut Kabid Pariwisata, Dinporabudpar Banyumas, Saptono Supriyanto (52), kegiatan hari ini merupakan satu rangkaian dari kegiatan Festival Serayu 2017. Kegiatan festival serayu ada 2 kegiatan yaitu lomba balap perahu pasir dan perahu hias.

"Lomba balap perahu pasir diikuti oleh para penambang pasir serayu dari Kecamatan Kalibagor sampai Kecamatan Rawalo. Dari Cilacap ada 1 grup yang berpartisipasi dalam lomba ini, yaitu dari Kecamatan Adipala. Setiap grup terdiri 11 orang," ujarnya.

Dijelaskan Saptono, festival serayu sudah menjadi agenda rutin tahunan sejak tahun 2011. Setiap tahun diadakan dan terus dievaluasi agar lebih menarik. Tahun sebelumnya untuk peserta balap perahu pasir jumlahnya masih sedikit.

Setelah dievaluasi, lanjut Saptono, kami melakukan cara jemput bola dari ujung timur hingga ujung barat. Kami melakukan woro-woro kepada para penambang dan bekerjasama dengan paguyuban masyarakat wisata sungai serayu. "Alhmadulillah tahun ini, diikuti 30 group perahu pasir. Luar biasa, tahun ini paling banyak pesertanya dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya.

Saptono menegaskan, tujuan dari kegiatan hari ini, dalam rangka memanfaatkan dan mendongkrak potensi wisata yang ada disepanjang jalur sungai Serayu. Kami ingin kedepan ada wisata air di sungai Serayu, makanya kami mulai mempersiapkan dengan berbagi kegiatan termasuk memberdayakan para penambang pasir.

"Harapannya, nanti pada saat launching kegiatan wisata Serayu, mereka bisa beralih dari penambang menjadi pelaku perahu wisata air sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sepanjang jalur sungai serayu," tuturnya.

Disamping lomba balap perahu pasir. Festival Serayu juga akan dimeriahkan oleh 24 peserta perahu hias yang dilaksanakan, Minggu (30 Juli 2017). Perahu hias tersebut akan menyusuri sepanjang sungai Serayu dari Patikraja hingga di areal Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Banyumas. "Peserta yang mendaftar sekitar 21 perahu, ditambah perahu yang disediakan untuk pak bupati dan lainnya ada 3 perahu hias. Jadi totalnya ada 24 perahu hias," kata Saptono. //wd, heru