Selasa, 23 Mei 2017 - 13:18:04 WIB
Kenalkan dan Tingkatkan Kecintaan Seni Karawitan Pada Siswa
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 798 kali

Cilacap - Ratusan pelajar tingkat SD dan SMP memadati Pendapa Wijayakusuma Cakti untuk mewakili sekolah dan kecamatan masing-masing, mengikuti Lomba Seni Karawitan yang diigelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Cilacap, Senin (22 Mei 2017).

Perlombaan seni karawiitan, diikuti oleh 11 group dari tingkat SD dan 4 group dari jenjang SMP. Lomba tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional yang bertajuk Percepat  Pendidikan yang Merata dan Berkualitas di Kabupaten Cilacap.

Menurut Ketua Panitia Hardiknas Cilacap, Paiman, S.Ag M.Pd melalui Kabid Kebudayaan, Badhrudin, SH, lomba seni karawitan ini, masih dalam rangkaian kegiatan memeriahkan dan memperingati Hardiknas 2017 di Kabupaten Cilacap. "Banyak lomba yang dilaksanakan. Salah satunya, ya lomba karawitan tingkat SD dan SMP ini," ujarnya, Senin (22 Mei 2017).

Dijelaskan Badhrudin, lomba ini untuk memperkenalkan dan meningkatkan kecintaan siswa terhadap seni karawitan. Badhrudin menilai, saat ini animo masyarakat terhadap seni ini sudah menurun. Kita masih mempunyai anak didik yang merupakan salah satu generasi penerus bangsa.

"Melalui lomba ini, kita perkenalkan sejak dini tentang kesenian-kesenian tradisional, sehingga kedepan kecintaan mereka terhadap kesenian tradisional semakin tumbuh dan terus belajar serta melestarikan kesenian yang diwariskan kepada kita," tuturnya.

Menurut Badrudin, dengan kegiatanini, diharapkan siswa memahami tentang rasa. Dasar salah satu budi pekerti ialah rasa. Maksudnya, rasa bagaimana main di panggung, berkomunikasi dengan sesama pemain. "Semua itu, kan menyangkut rasa. Salah satu bagaimana kita mengembangkan budi pekerti. Ya melalui rasa itu. Bagaimana kita memahami orang lain, komunitas dalam masyarakat, bangsa dan seterusnya," tuturnya.

Sementara menurut Pelaksana Lomba Seni Karawitan yang juga sebagai Kasi Pembinaan Kesenian dan Tenaga Kebudayaan, Jarmo, berhubung acaranya mendadak, pesertanya tidak mencapai 50 persen. "Informasi lomba ini, temponya tidak ada satu bulan. Jadi banyak yang belum siap. Kedepan kita informasikan lebih awal sehingga semua pserta dari setiap kecamatan lebih siap," ujarnya.

Jarmo berharap, tahun kedepan semakin meriah, tidak hanya diikuti oleh  tingkat SD dan SMP. Dari tingkat SMA juga akan dilibatkan. Jarmo sangat menyadari saat ini, lomba seni karawitan yang dilaksanakan, bagi para kalangan yang memahami karawitan, hasilnya masih kurang bagus. "Kedepan, untuk persiapan dan komunikasi akan kita lakukan lebih awal sehingga hasilnya akan semakin lebih baik," tuturnya.

Namun bagi Jarmo tujuan utamanya yaitu memeriahkan Hardiknas dan bagaimana mengenalkan kembali serta melestarikan tardisi lokal yang selama ini, banyak masyarakat  yang sudah tidak menyukai. "Kita kenalkan kembali kepada para siswa sehingga mereka akan lebih mencintai kesenian daerah sejak dini. Dengan begitu, kedepan mereka akan senantiasa menjaga dan melestarikan kesenian ini," jelasnya.

Disebutkan Jarmo, kriteria yang dilombakan  untuk tingkat SD diantaranya kreativitas iringan musik dan kreativitas vokal. Untuk tingkat SD dari Juara I, II, III dan juara harapan. Disamping itu, ada yang memperoleh predikat pengendang terbaik, vokal koor (gerong) terbaik dan vokal tunggal terbaik. Sedangkan untuk tingkat SMP hanya Juara I, II, III dan pengendang terbaik. Semua itu disesuaikan dengan anggaran yang ada. //wd