Sabtu, 22 April 2017 - 01:13:09 WIB
POPDA dan FLS2N 2017 Dibuka Bupati Cilacap
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 626 kali

Cilacap - Pekan Olahraga Pelajar Daerah, Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kabupaten Cilacap tahun 2017 yang diikuti kontingen dari 24 kecamatan dari jenjang SD dan SMP secara resmi dibuka Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Jumat (21 April 2017) di Lapangan Pertamina, Jalan MT Haryono Cilacap.

Menurut Laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Warsono, kegiatan popdaseni bertujuan meningkatkan kedisplinan, kesehatan jasmani dan rohani serta kreatifitas dikalangan siswa khususnya tingkat  Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Lebih jauh Warsono menerangkan, kegiatan ini juga dalam untuk mengukur tingkat pembinaan, keberhasilan pembinaan dan prestasi olahraga. Memelihara dan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.

Disamping itu, untuk memotivasi dan mengoptimalkan pengembangan potensi atlet dan aktris dikalangan pelajar. Sekaligus sebagai wahana seleksi atlet dan aktris untuk menghadapi kegiatan olahraga dan kesenian pelajar tingkat karisidenan, Provinsi Jawa Tengah dan nasional. "Melahirkan para atlet yang kuat, berprestasi, handal dan dapat membanggakan serta memiliki jiwa sportifitas yang tinggi," ujarnya.

Popdaseni terdiri dari dua materi yaitu Pekan Olahraga Pelajar Daerah, Festival Lomba Seni Siswa Nasional tingkat Kabupaten Cilacap dan dilaksanakan di lapangan dan sanggar yang berada di wilayah Eks Kotif Cilacap. .

"Kegiatan Popdaseni diikuti oleh 24 kontingen dari masing-masing tingkat kecamatan yang berhasil meraih Juara I, baik dari jenjang SD maupun SMP," katanya.

Disebutkan Warsono, Popdaseni untuk jenjang SD dilaksanakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu ( 21 - 22 April 2017) meliputi 17 cabang olahraga. Sementara untuk  jenjang SMP dan MTs dilaksanakan Sabtu dan Minggu (22 - 23 April 2017) meliputi 18 cabang olahraga.

"Festival Lomba Seni Siswa Nasional jenjang SD dilaksanakan, Sabtu (22 April 2017) meliputi 10 cabang seni dan untuk tingkat SMP dan MTs diselenggarakan, Minggu (23 April 2017) dengan 11 cabang seni," tuturnya.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tersebut mengatakan, keberhasilan yang telah diraih di tingkat kecamatan semakin memotivasi untuk lebih berprestasi dan mampu membawa nama harum Cilacap pada tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Sebagai agenda rutin tahunan Popda dan FLS2N diharapkan dapat dijadikan sebagai sarana untuk menguji kemampuan dan pengembangan bakat dibidang olahraga dan seni. "Kegiatan ini, sebagai ajang penjaringan atlet untuk tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.

Disis lain, menurut Tatto, berolahraga dan kesenian bagi pelajar dapat mendorong dan menanamkan jiwa sportifitas. Olahraga merupakan kegiatan multimanfaat, karena dengan berolahraga maka kesehatan akan terjaga dan mampu menunjang semangat untuk meraih prestasi.

Lebih jauh Tatto menerangkan, begitu juga di bidang seni, banyak terkandung nilai-nilai kebaikan yang dapat diwariskan kepada mereka. Selain itu bisa dijadikan media untuk mendukung perkembangan kecerdasan anak.

Anak jadi semakin peka terhadap alam karena terbiasa membuat sesuatu yang indah. Memberikan kesenangan dan membantu mempelajari berbagai ketrampilan yang perlu dikuasai sesuai dengan bakatnya.

Tatto menilai, seni juga diyakini mampu membantu anak untuk berkreasi da mengembangkan kreatifitas. Anak akan semakin mampu mengendalikan emosinya dan mengembangkan imajinasinya melalui karya yang dihasilkan.

Menurut Tatto, upaya menanamkan seni dan budaya sejak dini, diharapkan dapat menghindarkan pengakuan atas kesenian yang kita miliki oleh pihak lain.

"Anak-anak kita telah mengenal, mendalami, memahami dan terus melestarikan budaya tradisional yang sesuai dengan jatidiri bangsa Indonesia," tuturnya.

Untuk itu, Tatto meminta kepada para orangtua, guru dan lembaga pendidikan agar mampu memantau, menggali, memilih dan membina prestasi, potensi pelajar dibidang olahraga dan seni, sehingga mereka menjadi atlet dan seniman yang handal ditingkat lokal, nasional maupun internasional.

Kepada para peserta, Tatto berpesan untuk mengikuti kegiatan dengan sebaik baiknya dan menjunjung tinggi sportifitas dalam bertanding. Menang atau kalah sesuatu hal yang biasa terjadi dalam pertandingan. "Jadikan semua itu sebagai cambuk untuk berusaha lebih baik demi meraih prestasi yang gemilang dikemudian hari," tegasnya.