Rabu, 05 April 2017 - 21:19:49 WIB
Bupati Cilacap Buka Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2017
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 433 kali

Cilacap - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I tahun 2016 di wilayah Kabupaten Cilacap, secara resmi dibuka Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Rabu (05 April 2017), di desa Malabar Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah.

Pembukaan dilaksanakan dalam satu upacara yang diikuti jajaran TNI Polri, Satpol PP, PNS, ormas, pelajar dan pramuka. Prosesi pembukaan ditandai penandatangan naskah penyerahan proyek TMMD, dari Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji kepada Dandim 0703 Cilacap, Letkol Inf. Ferdial Lubis.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Cilacap, Akhmad Edi Susanto, Forkompinda Cilacap, para Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Cilacap, dan undangan lain.

Dalam laporannya, Pasiter Kodim 0703 Cilacap, Kapten Inf, Joko menyampaikan, TMMD Sengkuyung Tahap I tahun 2017 di desa Malabar Wanareja menggarap sejumlah kegiatan fisik antara lain, pembangunan jalan Makadam sepanjang 900 Meter kali Lebar 3,5 Meter, dan Plesterisasi RTLH 15 Unit. 

Lebih jauh Joko menuturkan, untuk kegiatan non fisik yang dilaksanakan dalam rangka TMMD meliputi, pengobatan gratis, pengobatan ternak, pelayanan KB Kesehatan dan pemutaran film, pembuatan kartu kuning gratis, akta kelahiran dibawah umur 1 tahun, penyuluhan bencana alam, Bela Negara, narkoba, dan penyuluhan PBB, Palatihan servis alat rumah tangga, pembuatan pupuk, pengolahan industri kecil, serta sosialisasi Perda dan Trantibummas, bantuan alat pertanian, olah raga, komputer, buku perpustakaan dan alat pengemasan Produk serta bantuan bibit ikan.

Disebutkan Joko, untuk pelaksanaan TMMD di desa Mandala Jeruklegi, dialokasi dana sebesar Rp. 309.200.000,-. Dana tersebut  berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar 187.200.000 juta dan APBD Kabupaten Cilacap sebesar Rp. 122.000.000,-. "Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I dari tanggal 5 April hingga 4 Mei mendatang," tuturnya.

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, program TMMD merupakan bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotong royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita hari ini.

Menurut Gubernur, mengatasi kemiskinan dan pengangguran, mewujudkan daulat pangan dan energi, memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara baik, memberantas narkoba, memperkuat semangat nasionalisme dan patriotisme, tidak mungkin hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau  Pemerintah Daerah saja.

"Semua mesti keroyokan, dan semua mesti bersinergi serta bekerjasama bersama rakyat untuk menyelesaikan persoalan persoalan tersebut. Pada prinsipnya masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera. Kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan harus kita atasi dan lawan," ujar Ganjar.

Ganjar menilai, di Jateng angka kemiskinan masih cukup tinggi. Tahun 2016 angka kemiskinan sebesar 13,19 persen dari total jumlah penduduk. Sedangkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) 4,63 persen dari Angkatan Kerja.

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah Tahun 2015 berada pada angka 69,49. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah pada tahun 2016  sebesar 5,28 persen dengan angka laju inflasi sebesar 2,36 persen," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Cilacap menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut antara lain, bantuan satu set laptop dan printer, laptop, bantuan alat olahraga, rehab masjid dan mushola, bantuan semen, bantuan 5.000 bibit ikan nila, dan lain - lain.