Kamis, 09 Maret 2017 - 14:58:44 WIB
Belajar Sejarah Dan Budaya Di Museum Wayang
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Jendela Wisata - Dibaca: 211 kali

Hembusan angin dan rindangnya pohon beringin yang berada tidak jauh dari pintu gerbang, cukup memberikan kenteduhan dan kenyamanan kami saat berkunjung ke Museum Wayang Sendang Mas, siang itu Kamis (16 Febuari 2017) lalu. Museum Wayang Sendang Mas merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Kabupaten Banyumas.

Menempati bangunan yang bercirikan limasan, Museum dengan kekayaan kebudayaan yang tertata rapi ini berdiri pada 31 Desember 1983 atas prakarsa bapak Soepardjo Rustam, bersama Senawangi (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) dan tokoh-tokoh Banyumas lainnya.

Berbagai koleksi pun terpampang didalam museum ini, mulai dari Wayang Gagrag Banyumasan tempo dulu dan sekarang, Gagrag Yogyakarta, Wayang Krucil, Wayang Prajuritan, Wayang Kidang Kencana, Wayang Golek Purwa, Wayang Golek Menak, Wayang Suluh, Wayang Beber, Wayang Kulit Purwa dan Wayang Suket/Adam Marifat.

Selain beraneka macam wayang, museum ini juga menyimpan beberapa alat musik gamelan dan alat musik tradisional. Selain itu ada pula koleksi Kaligrafi Huruf Jawa, Banyumas Tempo dulu, benda Tosan Aji, Buku perpustakaan dan arkeologi yang memamerkan sejumlah peninggalan peralatan dari bahan baku batu dan kayu.

Di museum ini pengunjung juga akan mengetahui secara persis kekhasan wayang gagrag Banyumasan, satunya adanya tokoh Bawor yang pada gagrag Ngayogyakarta maupun Surakarta disebut sebagai Bagong.

Dari semua koleksi yang ada, tentunya akan membuat kita bangga dengan kebudayaan bangsa ini, dimana kesenian wayang telah melampaui masa ribuan tahun dan terus bertahan dengan menyesuaikan kemajuan jaman.

Untuk mencapai Museum Wayang Sendang Mas Banyumas tidaklah susah, museum ini berada komplek Kecamatan Banyumas. Konon lokasi ini merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas sebelum pindah ke Purwokerto.

Untuk jam operasional, museum ini buka setiap hari senin sampai dengan hari kamis dengan jam buka antara pukul 08.00 - 14.00. Sementara pada hari jum’at buka mulai jam 08.00 sampai dengan jam 11.00 siang. Lalu pada hari sabtu buka dari jam 08.00 sampai dengan pukul 12.45. 

Dengan membayar tiket seribu rupiah, pengunjung sudah bisa masuk dan belajar berbagai ilmu sejarah dan budaya. Khususnya tentang kebudayaan dari Kabupaten Banyumas.//dimas-fredi