Rabu, 04 Januari 2017 - 15:32:22 WIB
Situs Watu Guling
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Budaya - Dibaca: 345 kali

Konon, jika terjadi sebuah masalah atau isu besar, batu guling akan  miring dengan sendirinya, dan setelah masalah selesai, batu Guling akan kembali ke posisi semula.

Adalah sebuah cerita yang melatar belakangi keberadaan Situs Watu Guling di Desa Datar, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Seperti yang diceritakan oleh juru rawat Situs Ibu Karsinah (46), Rabu (4 Januari 2016).

Situs Watu Guling berlokasi berdekatan dengan pemukiman warga, tepatnya disebalah selatan pemakaman umum Desa Datar. Keberadaan situs juga diyakini sebagai pepunden (tempat permohonan) oleh masyarakat sekitar.

Menurut Karsinah, biasanya saat warga akan menjalankan hajatan, terlebih dahulu mereka sowan ke watu guling untuk memohon keselamatan dan kelancaran dengan memberikan sesajen.

"Bukan untuk hajatan saja, kalau ada kesenian ebeg mau pentas rata-rata mereka sowan dulu kesini," imbuhnya. 

Situs Watu Guling juga mempunyai cerita yang berkembang dimasyarakat sekitar yang berkaitan dengan asal muasal nama Desa. Konon Situs Watu Guling merupakan batu dari gunung yang ditendang oleh bima dan jatuh di daerah yang datar, yang kemudian daerah tersebut dinamakan Desa Datar.

Di lokasi situs, selain Watu Guling juga terdapat batu kecil yang bercap tiga jari manusia dan ada beberapa batu yang diperkirakan sebagai alat untuk menumbuk atau meracik obat-obatan. Dihari-hari tertentu situs juga ramai didatangi pengunjung, terutama saat bulan Suro (muharrom).//dimas-fredi