Minggu, 08 November 2015 - 23:22:59 WIB
Dewi Sri Dalam Pentas Teater Bertajuk Andro Jemblung
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 695 kali

Suara karinding yang bersahutan dan disertai alunan seruling bambu mengiringi langkah seorang perempuan membawa sesaji yang diikuti empat sosok laki-laki bertelanjang dada dan membentuk formasi empat kiblat lima pancer. Dengan gerakan tari gemulainya perempuan pembawa sesaji itupun terus menari disertai dengan teriakan empat lelaki yang duduk di tiap sudut panggung, itulah salah satu adegan pementasan teater gabungan seniman dan seniwati Banyumas.

Karya seni teater yang menceritakan kisah Dewi Sri ini digelar di halaman Gedung Bakorwil III Purwokerto, Sabtu (7/11) malam. Pementasan seni kontemporer ini mendekonstruksi kesenian Dalang Jemblung dengan tajuk ”Andro Jemblung”.

Syaikhul Irfan koordinator pentas mengatakan, pentasan teater ini adalah revitalisasi kesenian Dalang Jemblung yang sudah termakan zaman, dan Jemblung saat ini disesuaikan dengan zaman. Andro jemblung adalah jawaban dalang jemblung kekinian, yaitu periodesasi yang ditawarkan kepada masyarakat Banyumas.

“mengangkat tema cerita Dewi Sri adalah sebuah bentuk gambaran kondisi saat ini, dimana banyak lahan-lahan pertanian yang sudah beralih fungsi menjadi perumanan maupun gedung-gedung bertingkat, yang berdampak pada ketahanan pangan”. Jelasnya.

Dia mengungkapkan, andro jemblung mengemas kesenian dalang jemblung dalam teknik yang berbeda, Andro jemblung ini melibatkan puluhan komunitas seniman dari berbagai genre. Baik teater, pantomim, musik tradisional, calung, lengger, tari kontemporer, etnik, sampai kepada musik modern DJ. Juga ada seni instalasi yang menjadi satu kesatuan dalam pertunjukan.//ip