Rabu, 28 Oktober 2015 - 19:37:39 WIB
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 Kabupaten Banyumas
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 581 kali

Berubahnya pola relasi kemasyarakatan akibat arus modernisasi dan kemajuan teknologi informasi serta fenomena pengelolaan Sumber Daya Alam yang belum sesuai dengan konsep pembangunan berkelanjutan adalah dasar tema peringatan hari sumpah pemuda yaitu Revolusi Untuk Kebangkitan Pemuda Menuju Aksi Satu Bumi, seperti sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia yang di bacakan Bupati Banyumas Ir. Achmad Husein yang bertindak sebagai pembina upacara pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-87, tingkat Kabupaten Banyumas, Rabu (28/10) di Alun-alun Purwokerto.

Pada upacara ini juga turut hadir Dandim 0701 Banyumas, Kapolres Banyumas dan anggota Forkompinda, Kepala SKPD, Kepala Sekolah dan tokoh pemuda di Banyumas.

Peserta upacara berasal dari TNI, Polri, PNS, Korpri , Ormas Pemuda Laskar Merah Putih, Pemuda Pancasila, PPI, Karang taruna, Banser, Fatayat NU, Organisasi Mahasiswa, pelajar, Anggota Pramuka, Mahasiswa dan dan barisan pasukan Bhineka Tunggal Ika dengan kostum pakaian adat Indonesia 

Dalam Sambutannya Bupati mengatakan, salah satu ikrar penting dalam Sumpah Pemuda 1928 adalah “satu tanah air, tanah air Indonesia”. Poin ini memberikan tekanan yang sangat kuat kepada para pemuda akan pentingnya menjaga tanah dan air sebagai bagian penting dari komponen bumi demi keberlangsungan masa depan generasi penerus bangsa, dan sebagai umat bahwa semua agama mengajarkan hal yang sama tentang betapa pentingnya menjaga dan melestarikan bumi dengan menjaga keseimbangan ekosistem di dalamnya.

Bupati mengajak Pemuda Indonesia menjadi khalifah fil ard (pemimpin bumi) yang baik, adil dan bertanggung jawab,  dengan menjaga dan merawatnya maka adalah merupakan menjaga keberlangsungan bumi hingga masa yang akan datang,  seiring dengan pembangunan peradaban Indonesia.

Bupati selaku Pemerintahan Kabupaten Banyumas juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus karena generasi muda di Kabupaten Banyumas secara umum telah menunjukan hasil yang cukup menggembirakan.

“Banyak kiprah dan kontribusi pemuda Banyumas dalam pembangunan daerah dan tidak sedikit pula yang berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan dan berhasil membawa nama baik Banyumas baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.” Pungkasnya.

Pada upacara tersebut dibacakan juga Putusan Kongres Pemuda oleh Pengurus KNPI Kabupaten Banyumas dengan latar belakang Pemuda Indonesia dengan pakaian adat dari bebagai daerah di Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia berjalan dengan khidmat.

Usai upacara dilanjutkan penyerahan penghargaan kepada aparat dan warga yang berprestasi dan persembahan Marching Band dari Gema Bahari SMK SPM Nasional Purwokerto dan Kenthongan Deling Arga Prakasa dari pemuda-pemuda Kabupaten Banyumas.

Penampilan musik kenthong ini menari perhatian seluruh undangan dan peserta upacara. Disebutkan bahwa Deling adalah bambu kecil yang berbunyi nyaring, arga berarti gunung dan prakarsa adalah upaya bekerja sama.

Tari dan kenthong ini mengambarkan pemuda Banyumas tegak berdiri, kokoh dalan pertahanan dan merekat erat saling bersatu mengisayaratkan kekuatan yang satu dan padu untuk menopang jiwa muda yang berekpresi, berprestasi dan membuang rasa benci.

M. Andy Kusuma Pengurus KNPI Kabupaten Banyumas yang bertugas membacakan Putusan Kongres Pemuda diakhir acara mengatakan bahwa berubahnya pola masyarakat, kususnya pemuda akibat arus modernisasi dan kemajuan teknologi informasi yang terjadi saat ini mengakibatkan generasi muda terbawa arus sehingga mereka sudah tidak lagi memperdulikan apa itu bersosialisasi .

“Pemuda-pemudi kita saat ini sedang senang dengan media-media sosial dan itu mengakibatkan mereka kurang bahkan tidak lagi mau bersosialisasi dan melupakan kedaerahannya kususnya Banyumas.” Jelasnya.

Untuk mengenalkan kermbali mereka kepada kedaerahan baik itu sosial maupun budaya, KNPI Banyumas telah mengagendakan sebuah kegiatan yaitu mengajak masyarakat untuk bermain permainan tradisional yang agendanya akan dilakukan satu minggu sekali, dan diharapkan dengan adanya agenda yang akan dicanangkan KNPI bisa mengembalikan masyarakat kususnya pemuda dan pemudi Banyumas kembali ke rel sebagai generasi yang patriot, cinta tanah air dan daerahnya.