Jumat, 18 September 2015 - 22:24:51 WIB
Musim Kemarau Kawanan Monyet Menyerbu Pemukiman Warga
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 692 kali

Akibat kekeringan ratusan kawanan monyet menyerbu lahan pertanian dan pemukiman warga Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas. Ratusan kawanan monyet ini berkeliaran untuk mencari makan yang diduga sudah tidak ada lagi dihutan tempat mereka tinggal.

Kerumunan monyet yang turun dari hutan di sekitar wilayah desa tersebut biasanya hanya berkeliaran di sekitar Masjid Saka Tunggal yang merupakan salah satu cagar budaya di Banyumas. Namun pada saat musim kemarau mereka mulai berkeliaran di rumah-rumah penduduk, bahkan hingga berjarak 1-2 kilometer dari hutan habitat mereka.

Meski sudah biasa terjadi pada saat musim kemarau, serbuan Ratusan kawanan monyet kali ini sudah sangat meresahkan warga, bukan hanya merusak tanaman tapi kawanan monyet-monyet ini sudah mulai masuk ke rumah-rumah dan merampas makanan.

Dari penuturan Iman (48) salah satu warga setempat, pada saat musim kemarau kawaan monyet ini memang biasa mencari makan pada pagi dan sore hari di pemukiman, tapi biasanya hanya di kebun maupun pekarangan rumah warga saja.

Menurutnya berbeda dengan musim kemarau pada tahun-tahun sebelumnya, pada musim kemarau tahun ini kawanan monyet yang kelaparan sudah mulai masuk ke-rumah-rumah warga, bukan hanya di pagi atau sore hari serangan kawanan monyet ini juga terjadi pada malam hari.

Hal ini juga dikatakan oleh Yayu (36) salah satu warga setempat yang mengaku persediaan beras yang disimpan ludes habis dimakan oleh moyet-monyet yang masuk ke dalam rumahnya.

“Padahal malam itu jendela dan pintu rumah sudah saya kunci dari dalem, tapi tau-tau waktu bangun tidur dinding anyaman bambu ruang dapur sudah bolong dan beras yang tadinya mau saya masak sudah habis.” Ucapnya.

Meski dibuat resah dengan serangan kawanan monyet, namun sejauh ini warga tidak melakukan tindakan penangkapan ataupun pembunuhan terhadap monyet-monyet yang masuk ke rumah mereka, lantaran kawanan monyet ini juga dipercaya menjadi salah satu bagian dari Masjid Saka Tunggal.//ip