Selasa, 25 November 2014 - 19:26:19 WIB
Banyumas Terima Penghargaan
Diposting oleh : Suparjo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 3775 kali

PURWOKERTO - Bupati Banyumas menerima penghargaan Pengabdi Kursus dan Pelatihan Tahun 2014 dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan Mendikbud kepada Pemerintah Kabupaten Banyumas yang diwakili oleh Kabid Pendidikan Non Formal (Kabid PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kamis (20/11/2014) di IPB International Convention Centre Bogor. Seperti dikutip Humas Kabupaten Banyumas melalui pesan elektronik yang diterima tabloidpamor.com.

Kabid PNF Heri Teguh Santosa dalam laporanya kepada Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas menjadi salah satu dari 4 pemerintah daerah yang menerima penghargaan ini. Selain Banyumas yang mendapatkan penghargaan adalah Kabupaten Sleman DIY, Kabupaten Karawang Jawa Barat, dan Propinsi Bengkulu.

Lebih lanjut Heri mengatakan bahwa penghargaan ini diterima karena komitmen dan kepedulian pemkab terhadap lembaga kursus dan pelatihan swasta di Banyumas. Selama 3 tahun terakhir Kabid PNF mengalokasikan dana sebesar Rp.1.225.000.000,-, dana ini tidak termasuk yang dikelola lembaga pendidikan dan pelatihan milik pemerintah seperti Balai Latihan Kerja (BLK) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Bupati Ir Achmad Husein mengatakan bahwa pihaknya sangat peduli dengan lembaga kursus dan pelatihan yang diselenggarakan oleh masyarakat, karena lembaga ini secara mandiri melayani masyarakat yang karena sesuatu hal kurang beruntung hidupnya sehingga tidak memiliki keterampilan, menganggur atau bekerja pada posisi yang tidak menguntungkan.

Bupati melanjutkan bahwa peran lembaga penyelenggara kursus sangat menguntungkan pemerintah daerah karena memberikan bekal keterampilan, mengurangi pengangguran sekaligus memberdayakan potensi daerah menjadi pendukung bangkitnya ekonomi masyarakat melalui berbagai keterampilan usaha di daerah-daerah. Selain itu dengan banyaknya kegitan pembelajaran bagi peserta didik maka, dapat  mendorong kreatifitas masyarakat sekaligus menekan masalah sosial yang diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan non produktif.

“Semakin banyaknya warga masyarakat yang berperan aktif di bidang kursus dan keterampilan, menandakan bahwa kursus memiliki nilai strategis dalam pemberdayaan masyarakat dan pembentukan daya saing bangsa. Maka kita dorong mereka yang telah bersedia menjadi relawan dan pengabdi yang dapat membangkitkan kebanggaan tersendiri di bidang pendidikan, karena tanpa banyak dukungan pendanaan dari pemerintah mereka dapat secara mandiri memajukan kursus dan pelatihan,” jelas Husein.

Walaupun penghargaan ini disampaikan secara pribadi kepada Bupati Ir Achmad Husein karena dukungan kebijakan, akses dan pendanaan terhaga lembaga kurus dan pelatihan, tetapi usai menerima plakat dan hadiah berupa jam tangan (Merk Alexandre Cristy) bupati kembali menyerahkan hadiah itu kepada Kabid PNF. “Hadiah ini nantinya untuk doorprize saat ada pertemuan Lembaga Pendidikan Non Formal, karena merekalah sebenarnya yang layak menerima penghargaan ini,” kata Bupati.//red pamor.