Selasa, 25 Maret 2014 - 11:07:46 WIB
Mempertahankan Keutuhan Bangsa
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 23973 kali

Dengan mempertahankan kearifan budaya lokal dan menerima perbedaan di lingkungan sendiri adalah salah satu contoh bentuk kecintaan terhadap bangsa Indonesia ungkap Letkol Inf Agung Winatha selaku komandan Kodim 0703 Cilacap saat ditemui di kantornya.

Berbicara tentang wawasan kebangsaan, berbagai wacana telah digulirkan oleh pemerintah tentang bagaimana harus mencintai bangsa. Saat ini memang sudah semakin membaik atau sudah mulai membaik menuju kearah tersebut yaitu dengan banyaknya seminar-seminar atau pertemuan-pertemuan yang membahas bagaimana mencintai bangsa Indonesia. Namun, pada dasarnya bentuk kecintaan terhadap bangsa itu juga bisa dilihat dari bagaimana cara mengimplementasikan pada kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, perbedaan yang ada terkadang justru sering dijadikan suatu masalah. Padahal dengan Menerima perbedaan sebenarya merupakan sebuah kekuatan yang kalau di eksploitasi akan menjadi sebuah kekuatan yang sangat luar biasa untuk mempertahankan keutuhan bangsa.

Agung mencontohkan, pada tahun 1928 bagaimana para pemuda yang tidak hanya dari satu suku melainkan berbagai ragam perbedaan yang ada mampu mencetuskan sumpah pemuda, begitu hebatnya kekuatan dari sebuah perbedaan ini hingga tidak memerlukan waktu yang lama yaitu 17 tahun kemudian bangsa ini bisa dihantarkan pada kemerdekaan. Itulah bentuk bagaimana sebuah perbedaan itu mampu menggolkan tujuan yang sangat mulia.

“Jadi perbedaan itu harus menjadi sebuah kekuatan bukan malah menjadi bumerang yang bisa memecah belah bangsa. Maka dari itu disini dibutuhkan tokoh dan semua komponen masyarakat yang terlibat didalamnya untuk ikut mengawal, jangan malah menyebarkan isu-isu yang justru membuat terjadinya perselisian dikalangan masyarakat,” jelasnya.

Para pendahulu kita yang sudah berbuat sesuatu yang sangat luar biasa, seperti Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45) adalah suatu landasan yang sangat luar biasa yang membuat bangsa ini tetap besatu, dan tugas TNI adalah menjaga agar bangsa ini tetap utuh dan bersatu.

Dijelaskan bahwa untuk menjaga keutuhan bangsa di kondisi damai khususnya kodim yaitu membantu pemerintah daerah dengan melakukan kegiatan karya bakti serta kegiatan-kegiatan sosial lainnya untuk memajukan kehidupan di wilayah masing-masing. Seperti pada penanggulangan bencana, tanpa dipanggil dan tanpa menerima imbalan sedikitpun TNI siap datang paling pertama dan pulang paling akhir dan itulah bentuk peran TNI pada situasi damai di masing-masing wilayah, maka di masing-masing daerah ada harmonisasi Pemda, TNI, dan Polri dalam rangka mewujudkan keamanan dan kesejahteraan di wilayah masing-masing.

Dijelaskan lebih lanjut bahwa contoh sederhana lainnya tentang bagaimana mencintai bangsa adalah dengan mempertahankan kearifan budaya lokal. Masih dipertahankan dan dimainkannya kesenian-kesenian daerah oleh kalangan pelajar maupun kalangan masyarakat baik secara kelompok maupun perorangan adalah salah satu bukti sederhana bahwa wawasan kebangsaan tentang rasa cinta tanah air dikalangan masyarakat dan pelajar sudah membaik. Hampir di semua pesta perayaan ataupun acara-acara besar di tiap-tiap daerah (Kabupaten) baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat selalu menampilkan kesenian atau tari-tarian daerah, jadi bisa dilihat betapa hebatnya rasa cinta terhadap kearifan budaya lokal itu tetap terjaga ditengah isu globalisasi dan modernisasi.

“Kita lihat hal yang sederhana itu saja, dan tentu saja saya terharu melihat anak-anak kita masih mempertahankan tradisi adat istiadat yang memang diwariskan oleh nenek moyang kita,” ucapnya lebih lanjut.

Maka dari itu untuk tetap menjaga dan mempertahankan keutuhan dari sisi kearifan budaya lokal TNI yaitu melalui Kodim juga mempunyai kesenian sediri yaitu kesenian perkusi yang merupakan gabungan dari berbagai kesenian daerah yang dipadukan menjadi satu bentuk kesenian musik, selain itu Kodim juga sering mengadakan perlombaan-perlombaan kesenian daerah baik untuk umum maupun tingkat pelajar, hal ini bertujuan untuk menjaga kearifan budaya lokal yang merupakan bentuk perwujudan kepribadian kehidupan keseharian bangsa yang dituangkan dalam Pancasila.

“Saya tidak berfikir lain-lain, saya hanya berfikir bagaimana kita mempertahankan adat istiadat lokal sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa, karena disitulah kekuatan kita,” tutupnya.

Sebagai negara yang berkehidupan majemuk, dengan terus menjaga hubungan antar sesama diharapkan akan menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang kuat dan maju baik dibidang ekonomi maupun pembangunannya dengan memanfaatkan segala potensi yang ada, serta menciptakan bangsa yang aman, nyaman dan sejahtera.