Jumat, 20 April 2018 - 11:22:25 WIB
Pilkada Tahun 2018, KPU Kota Banjar Tetapkan 143.516 DPT
Diposting oleh : Heru
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 221 kali

Banjar - Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial Muchlis menetapkan 143.516 peserta sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Hal tersebut disampaikan usai rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Sementar Hasil Perbaikan (DPSHP) menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada serentak Tahun 2018.

Rapat pleno yang diselenggarakan diaula KPU Kota Banjar, Kamis, (19 April 2018) dihadiri Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial, Ketua Panwas, Kapolres Banjar, AKBP Matrius melalui Kabag Ops, Kompol Shohet, SH, MH, perwakilan Dandim 0613/Ciamis, PPK, perwakilan Parpol, Unsur Pemerintah Kota Banjar.

Usai rapat, Ketua KPU Banjar, Dani Danial Muhklis menuturkan ada 143.516 peserta telah ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari 332 TPS yang tersebar di empat Kecamatan di kota Banjar. Jumlah  tersebut berdasarkan hasil rekapitulasi Data Pemilih Sementara Hasil perbaikan (DPSHP) yang sudah ditetapkan menjadi sebagai DPT di Pilkada serentak Tahun 2018.

Adapun masing PPK Purwaharja ada sebanyak 16.610 DPT di 40 TPS, Kemudian PPK Banjar sebanyak 40.964 DPT di 92 TPS, Kemudian di PPK Langensari sebanyak 42.490 DPT di 94 TPS, Dan yang terakhir PPK Pataruman dengan sebanyak 43.452 DPT di 106 TPS.

Dijelaskan Dani, dari semua laporan yang dibacakan oleh tiap tiap ketua PPK se Kota Banjar, terdapat 143.516 Daftar Pemilih Tetap (DPT) termasuk 612 Daftar Pemilih Tetap (DPT) Disabilitas yang akan memberikan hak suaranya di Pilkada Serentak 2018.

"Pendataan disabilitas merupakan tren baru dari pada Pilgub di Jawa Barat, karena di provinsi lain memang tidak ada," tutur Dani.

Menurutnya, pendataan disabilitas tersebut hanya ada di Jawa Barat dengan beberapa alasan, KPU Jawa Barat mempunyai slogan Pemilu Akses. Jadi bagaimana sistem ke pemiluan akan di desain untuk bisa diakses oleh para kaum difabel. Oleh karena itu perlu di turunkan beberapa kebijakan yang salah satunya ada data pemilih khusus disabilitas, dan logistic. Untuk warga disabilitas itu di mungkinkan ada yang memerlukan model formulir tiga atau C3 sebagai pendamping.

"Jadi untuk kepentingan itu data data itu kita perlukan, sehingga nanti kemudian tepat sasaran," pungkas Dani. //Yuli.