Kamis, 29 Maret 2018 - 01:33:55 WIB
Bawa Lari Gadis Dibawah Umur, ASM Diamankan Polisi
Diposting oleh : Heru
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 185 kali

Banjar - Berawal dari perkenalan di media sosial ASM (19) warga Dusun Rungkang Rt. 04, Rw. 01 Desa Rungkang, Kecamatan Gandrungmangu, Cilacap, Jawa Tengah terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Hal itu disebabkan ASM telah melarikan gadis dibawah umur selama dua hari tanpa mendapatkan ijin orang tua atau wali korban yang terletak di Lingkungan Jelat Rt. 01, Rw 04, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin, (19 Maret 2018).

Saat Press Release, Selasa (27 Maret 2018), Kapolres Banjar, AKBP Twedy AB, S. Sos, Sik, MH menuturkan pengungkapan kasus ini, setelah adanya pelaporan pihak keluarga korban kepada pihak kepolisian, kemudian satuan reskrim mengembangkannya dengan melakukan penyelidikan serta penelusuran.

“Setelah mendapatkan informasi informasi dari para saksi, akhirnya ditemukanlah korban ditempat pelaku,” kata Kapolres.

Kejadian bermula dari tersangka yang berjanjian dengan korban melalui media sosial whatsapp untuk bertemu di sekitar rumahnya, setelah bertemu kemudian korban dibonceng menggunakan sepeda motor milik pelaku untuk diajak kerumahnya. Selama dirumah pelaku melakukan tindakan pelecehan seksual.

Twedi menjelaskan korban termasuk dissabilitas. Jadi cacat dibagian tangan dan kakinya, sehingga sehari hari korban menggunakan kursi roda.

“Pada saat kejadian, korban dijemput dan diangkat dari kursi rodanya ke sepeda motor, kemudian kursi rodanya dilipat ditaruh dimotor dibawa juga,” imbuh Twedi.

Ditengah perjalanan, pelaku merasa kesulitan pada saat mengendarai kendaraan bermotor. Sehingga kursi roda tersebut dititipkan disebuah toko, yang akhirnya berhasil kita temukan juga. Sekitar 2 hari korban dibawa lari, dan penelurusannya 1x24 jam sampai korban ditemukan.

Dengan kejadian ini, lenjut Twedi, pelaku akan dijerat dengan dua pasal, pasal yang pertama 332 KUHP ancaman maksimalnya 7 tahun, kemudian yang kedua dijerat juga menggunakan pasal 81 atau 82 uu no 35 dengan hukuman maksimalnya 15 tahun.//yuli.