Rabu, 28 Maret 2018 - 21:24:35 WIB
Forjoun KPU Kota Banjar Deklarasikan Pilkada Anti Hoax
Diposting oleh : Heru
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 122 kali

Banjar - Menjelang Pilkada serentak Tahun 2018 yang akan dislenggarakan di Kota Banjar, Forum Journalist Komisi Pemilihan Umum (Forjoun KPU) Kota Banjar menggelar acara diskusi di aula Saung Oemah lingkungan Panatasan, kecamatanPataruman, Kota Banjar, Sabtu, (24 Maret 2018).

Acara diskusi yang bertajuk Diskusi Menolak Hoax Untuk Menciptakan Pilkada Serentak Tahun 2018 Yang Berintegritas, Kondusi dan Demokratis dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Daerah, Waka Polres Kota Banjar, Ade Najmuloh, Kodim 0613/Ciamis, Kejaksaan Negri Kota Banjar, Ketua KPU Kota Banjar, Dani Danial, S.pdi, Ketua Panwas Kota Banjar, Irfan Saeful Rohman dan diikuti oleh perwakilan 32 Ormas yang ada di Kota Banjar.

Usai acara, Ketua Forum Jurnalis KPU Kota Banjar, Aditya Tri Wahyudi, mengatakan tujuan di gelar nya acara diskusi dan deklrasi tersebut adalah atas rasa kekhawatiran rekan rekan Journalis yang tergabung dalam Forum Journalis KPU (FJK) tentang isu isu yang beredar, dan ini di jadikan komitmen bersama dalam melawan hoax.

“Terutama mengenai informasi informasi bohong yang ada di Kota Banjar. Terlebih lagi ini masuk pada tahun politik,dan potensi penyebaran hoax itu akan sangat besar,” jelasnya.

Menurutnya, sudah banyak korban akibat yang di timbulkan oleh hoax. Maka, perlu adanya kesepahaman tentang hoax, karna hoax itu sendiri termasuk salah satu kejahatan yang sangat terorganisir.

Lebih Lanjut adit menjelaskan dengan beredarnya hoax di tahun politik seperti tahun ini dan akan dilaksanakannya Pilkada serentak Tahun 2018 di Kota Banjar, hoax itu sendiri sangat berdampak besar akan keutuhan tatanan masyarakat baik perekonimian, sosioligis, budaya dan keamanan.

“Maka dari itu, masyarakat perlu memahami mana informasi bohong di media sosial atau mana informasi yang memang hasil dari produk jurnalistik,” tegas Adit.

Adit menegaskan pada dasarnya tidak ada namanya berita bohong dari hasil produk journalistik. Karena, berita itu adalah hasil dari data serta fakta yang didapatkan dari lapangan oleh journalis tersebut.//heru.