Kamis, 01 Maret 2018 - 23:45:56 WIB
KUD Mino Saroyo Gelar Rapat Anggota Tahunan
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 513 kali

Cilacap - Sudah menjadi agenda rutin tahunan, pengurus KUD Mino Saroyo Cilacap setiap tahun menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku. Kegiatan RAT itu untuk membahas berbagai program dan laporan pertanggungjawaban kinerja pengurus dan pengawas KUD Mino Saroyo kepada para anggotanya.

RAT Tutup Buku Tahun 2017 yang digelar di Gedung DPC HNSI Kabupaten Cilacap, diikuti seluruh pengurus KUD Mino Saroyo Cilacap dan perwakilan anggota KUD Mino Saroyo Cilacap dari 8 kelompok nelayan diantaranya dari kelompok nelayan Sentolokawat, Pandanarang, Sidakaya, Tegal Katilayu, Lengkong, Begawan Donan, PPSC dan Kelompok Nelayan Kemiren, Kamis (01 Maret 2018).

Tampak hadir dalam pembukaan RAT tersebut, Ketua KUD Mino Saroyo Cilacap, Untung Jayanto, Ketua DPC HNSI Cilacap, Sarjono, Kepala Dinas Perikanan Cilacap, Ir Sujito, Msi, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menegah, Dian Arinda Murni, SH, MH, Ketua Puskud Mina Baruna Provinsi Jawa Tengah dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KUD Mino Saroyo menyampaikan sebelum digelar RAT Tutup Buku 2017 ini, 8 kelompok nelayan sudah melaksanakan kegiatan Pra RAT tutup buku di masing-masing kelompok. “RAT ini merupakan puncak dari kegiatan pra RAT itu sendiri,” jelasnya.

Lebih jauh Untung menuturkan kegiatan ini adalah laporan petanggungjawaban pengurus dan pengawas KUD Mino Saroyo tahun 2017 yang merupakan tahun ke satu, masa bhakti pengurus periode Maret 2017 – Febuari 2022.

Berdasarkan data yang ada di KUD Mino Saroyo Cilacap, jumlah anggota KUD MinoSaroyo dari 8 kelompok nelayan sebanyak 8.446 nelayan. Pengurus dan pengawas berjumlah 41 orang. Sedangkan karyawan KUD ada 100 orang.

Untung juga memaparkan bahwa seluruh usaha KUD Mino Saroyo khususnya untuk pelayanan anggota nelayan saat ini relati baik dan berjalan lancar. Diantaranya pelayanan BBM, air bersih, waserda, simpan pinjam dan pemasaran hasil perikanan yang dilelang melalui tempat pelelangan ikan (TPI).

“Tahun 2017, hasil produksi yang dijual melalui TPI meningkat sekitar 66,22 persen. Tahun 2016 lalu hasil produksi perikanan sebesar Rp 45.266.150.440,-. Di tahun 2017 hasil produksi sebesar Rp 75.245.493.115,-,” terangnya.

Untuk meningkatkan usaha koperasi, KUD Mino Saroyo Cilacap telah melaksanakan usaha di sektor non perikanan seperti kontraktor dan usaha angkutan mobil box pendingin yang dibantu oleh pemerintah dari Dirjen Penguatan Daya Saing Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dibidang keuangan KUD Mino Saroyo Cilacap kondisinya relatif sangat baik dan sehat. Aset dan SHU KUD Mino Saroyo terus berkembang. Hal itu sesuai hasil audit independen dari Kantor Akuntan Publik Sodikin dan Harijanto Semarang.

Untung menilai kemajuan dan peningkatan KUD tidak terlepas dari peran serta semua anggota. Untuk itu, ia menghimbau kepada anggota agar menjual hasil tangkapannya melalui TPI, sehingga koperasi dapat mensejahterakan anggotanya.

Untung juga sangat menyadari saat ini sedang musim paceklik. Oleh karena itu, ia berpesan agar anggotanya tetap bersabar dan tenang sehingga tidak terpancing dengan isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan.

Suasana RAT Tutup Buku 2017 semakin hangat saat para anggota menyampaikan saran dan kritikan kepada pengurus dan pengawas KUD Mino Saroyo Masa Bhakti Periode Maret 2017 – Febuari 2022 agar kedepan semakin maju dan berkembang sehingga dapat mensejahterakan semua anggotanya. //Wd.