Rabu, 14 Februari 2018 - 17:07:36 WIB
Minggu, Prosesi Kirab Pusaka Banyumas Akan Digelar
Diposting oleh : Ipung
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 225 kali

Purwokerto - Empat pusaka berupa tombak Kiai Genjring, keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul akan dipertontonkan kepada masyarakat saat Prosesi Kirab Pusaka dalam rangka Hari Jadi ke-447 Banyumas, Minggu (18/2) mendatang.

Segenap pendukung kirab yang terdiri para pelajar, mahasiswa, seniman, dan budayawan yang nanti akan bertugas, sudah melaksanakan persiapan gladi kotor di Pendopo Wakil Bupati dan Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas.

Prosesi kirab pusaka tahun ini, tidak diikuti oleh Bupati Banyumas ke 31 yaitu Ir Achmad Husein karena telah menjalani cuti. Plt Bupati Banyumas dr Budhi Setiawan akan hadhir bersama anggota forkompinda, pimpinan dan anggota DPRD, kepala dinas/instansi, camat, kepala desa/kelurahan, dan warga masyarakat yang akan mengenakan pakaian adat Banyumasan.

Kirab tersebut direncanakan dimulai pukul 09.00 WIB, dari halaman Pendapa Rumah Wakil Bupati menyusuri jalan Jenderal Sudirman menuju Pendapa Sipanji yang berjarak sekitar 2 km. 

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono mengatakan, kirab prosesi pusaka sudah menjadi satu agenda tahunan wisata budaya di Kabupaten Banyumas.  

Menurutnya, untuk urut-urutan kirab diawali manggala yudha, diikuti dibelakangnya lambang daerah, kemudian tombak kiyai genjring bersama umbul-umbul dan berturut-turut keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul. Kemudian akan dikirab juga rombongan yang membawa joli atau foto Bupati Banyumas dari masa ke masa. 

Empat pusaka yang dikirab itu, kata Joko Wiyono, mempunyai makna masyarakat Banyumas memosisikan diri di tengah kehidupan masyarakat dengan selalu bertumpu pada keimanan dan ketakwaan.

Menurut rencana, ruas jalan Jenderal Sudirman akan ditutup total bagi kendaraan sejak Pukul 08.00 WIB. Sehingga, dihimbau kepada masyarakat yang hendak melalui Jalan Jenderal Sudirman pada saat prosesi ini berlangsung, supaya bisa menempuh jalur alternatif.